Wujud Eksistensi, Komunitas Melepas Penat akan Gelar Lepas Sambut

oleh -430 Dilihat
oleh
img 20241022 wa0011

MERAUKE, Revolusinews.com – Komunitas Group WhatsApp Melepas Penat berencana mengelar acara lepas sambut sebagai wujud dari eksistensi dan kekompakan yang telah ditunjukkan anggotanya selama ini.

Ketua panitia lepas sambut, Ar. Ir. Yesaya Duma,ST,IPM,IAI saat ditemui di kediamannya pada Selasa (22/10/2024) mengatakan, bahwa yang mendasari lepas sambut ini untuk mensyukuri keberadaan eksistensi dan kekompakan yang telah terbentuk, sehingga semua anggota sepakat untuk membuat lepas sambut yang akan dilaksanakan tahun depan.

“Selain lepas sambut nantinya kami akan dilaksanakan lomba lomba yang melibatkan keluarga besar melepas penat, tentu untuk semakin mempererat hubungan silaturahmi di antara kami,” ujar Yesaya

Diungkapkannya, komunitas group melepas penat awalnya hanya menjadi group WhatsApp dimana setiap anggota bisa merasa terhibur dengan candaan, terkadang serius tapi terkesan bercanda.

“Kami dari komunitas group melepas penat sendiri terlibat aktif dalam berbagai kegiatan dilingkup ikatan keluarga Toraja baik dalam kedukaan maupun dalan acara suka cita, dan juga kegiatan sosial jika didapati anggota kami yang sakit dan mengalami musibah,” kata Yesaya.

Ketua panita Yesaya Duma berharap agar rencana lepas sambut yang akan dilaksanakan nanti dapat sukses dan mengajak semua anggota Melepas Penat agar terlibat dan mengambil bagian di dalamnya.

“Saya berharap komunitas Group WhatsApp melepas penat kedepan akan semakin solid, dan bersama sama kita selalu kompak, terlebih dalam mempersiapkan hingga acara lepas sambut nanti yang akan digelar tahun depan dan semakin kompak lagi di tahun tahun yang akan datang,” tutupnya.

Komunitas group whatsapp melepas penat merupakan salah satu komunitas yang cukup di kenal kebanyakan etnis Toraja yang berdiam di Kabupaten Merauke. Komunitas ini juga dikenal sangat aktif di acara ikatan keluarga Toraja Kabupaten Merauke, pesta pernikahan dan acara pesta lain ( Rambu Tuka ) dan juga dalam acara acara duka ( rambu solo’ ).

Melepas penat sendiri merupakan komunitas group WhatsApp yang awalnya sekedar untuk  candaan melepaskan ketegangan yang ada awalnya hanya beranggota beberapa orang dan kini keanggotaannya telah mencapai 49 lebih, group ini juga selalu bergerak cepat jika didapati anggotanya ada yang sakit,dan juga ada warga ikatan keluarga Toraja yang sakit dan lain lain.