6 Kreasi Tumpeng Meriahkan Malam Wungon HUT RI ke-79 di Desa Pegundan

oleh -705 Dilihat
oleh
Tampak 6 menu kreasi tumpeng 17 Agustus yang dilombakan untuk meriahkan malam wungon yang kemudian dininilai Ketua BPD dan Ketua Panitia PPHBN HUR RI ke-79 Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. (Foto : Markus RNews)
Tampak 6 menu kreasi tumpeng 17 Agustus yang dilombakan untuk meriahkan malam wungon yang kemudian dininilai Ketua BPD dan Ketua Panitia PPHBN HUR RI ke-79 Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. (Foto : Markus RNews)

PEMALANG, Revolusinews.com – Malam tirakatan 17 Agustus adalah tradisi yang sudah tak asing pada hari Kemerdekaan Indonesia. Tradisi tirakatan 17 Agustus termasuk momen sakral bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Desa Pegundan melaksanakan tradisi malam wungon Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79 bertempat di Balai Rakyat Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Jumat malam (16/8/2024)).

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat serta jajaran Pemerintah Desa dari BPD, ketua RT, RW, LKMD, LPMD dan juga para Kader PKK serta kelompok pemuda karang taruna.

Dengan semangat proklamasi rangkaian malam wungon HUT RI Republik Indonesia ke- 79 Pemerintah Desa Pegundan menggelar acara tersebut dengan do’a bersama untuk para pejuang terdahulu yang memperjuangkan kemerdekaan sekarang ini dan dan refleksi atas perjuangan pahlawan serta harapan bangsa ke depannya.

Rangkaian malam wungon ini setelah acara resmi dari mulai pembukaan Ketua Panitia sampai menyanyikan lagu kebangsaan hingga pembacaan teks Bupati Pemalang tentang kemerdekaan (Nusantara Baru Indonesia Maju) yang dibacakan Kepala Desa Pegundan.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Pegundan, Sutrisno mengatakan, dalam acara malam wungon ini 6 kreasi tumpeng yang di tengah-tengah doa bersama adalah hasil lomba dari setiap dusun turut meriahkan malam wungon sebagai bentuk rasa syukur khususnya warga Desa Pegundan untuk menyambut HUT RI ke-79, dan ini dari warga untuk warga.

img 20240817 wa0037 11zon

“Panggung gembira yang digelar di halaman Kantor Desa juga diisi berbagai acara dengan nuansa religi yang diikuti masyarakat setempat, dari muali Simtudduror sholawat anak-anak, musik Qosidah Ibu-ibu Jami’ah Majelis ta’lim, kelompok PKK, dan anggota Posyandu,” kata Sutrisno.

“Untuk besok pagi di lapangan masih ada rangkaian upacara kenaikan Bendera Merah Putih yang diikuti semua Lembaga Pendidikan di Desa Pegundan, Insya Allah Lembaga Pendidikan SMK Negeri 1 Petarukan, seluruh Sekolah Dasar Negeri SDN di Pegundan yang nantinya dilanjutkan karnavalan,” imbuh Sutrisno Kepala Desa Pegundan.

Sementara itu, Warga Dusun Sambu, Ijah dengan logat jawanya menambahkan, pitulasan tahun iki meriah banget pak, (Malam tujuh belasan tahun ini meriah).

“Agustusan sekarang meriah banget, karena sekarang pak kadesnya luar biasa semangat banget, saya juga ikut di panggung lagu Qosidahan Ibu-ibu,” ucap Ijah kepada Revolusinews.com mengakhiri.

No More Posts Available.

No more pages to load.