PEMALANG, Revolusinew.com– Jalan Raya Desa Serang di Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, mendadak viral di Facebook setelah sebuah unggahan menyoroti adanya pohon pisang dan pepaya yang tumbuh di tengah badan jalan. Unggahan tersebut ramai dikomentari warganet, bahkan warga luar daerah seperti dari Sumatra ikut menghubungi perangkat desa karena tergabung dalam grup Facebook Desa Serang.
Viralnya foto tersebut membuat Pemerintah Desa Serang terkejut. Kepala Dusun Ipan langsung mengabari Kepala Desa Widodo pada Selasa dini hari. “Pak Kades, ini kok ada pohon pisang dan pepaya ditanam di tengah jalan raya,” ujar Widodo menirukan laporan perangkatnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/11) pukul 11.00 WIB.
Mengetahui kondisi itu, Pemdes Serang bergerak cepat. Pada malam itu juga, perangkat desa turun ke lokasi yang berada di wilayah RT 01 RW 02 untuk mencabut pohon-pohon tersebut hingga pagi sekitar pukul 02.00 WIB.

Namun peristiwa tak berhenti di situ. Keesokan paginya, pohon serupa kembali muncul di titik yang sama. Pemdes segera mencabutnya lagi dan langsung melakukan pengurukan sementara agar jalan tidak kembali ditanami warga.
Kepala Desa Widodo menjelaskan bahwa penanaman pohon itu diduga sebagai bentuk protes warga atas kondisi jalan yang rusak. Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa tindakan tersebut manusiawi bentuk protes kewajaran kita, ucapnya.
Widodo menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan UPJI Petarukan terkait kondisi jalan tersebut. Dari hasil koordinasi, pihak UPJI memberi sinyal bahwa perbaikan akan segera dilakukan.
Sementara itu, Kepala UPJI Petarukan, Arifin, ketika dihubungi Media menyatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan telah berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Pemalang. Ia memastikan bahwa perbaikan jalan di lokasi itu akan segera ditangani dalam waktu dekat, tutupnya.





