SERANG, Revolusinews.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Miftahul Falah Cibunyuh secara resmi mengadakan launching dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kampung Cijeruk Koang RT 006/RW 002 Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten pada Sabtu (11/4/2026).
Turut hadir, Camat Kecamatan Petir, Kapolsek Petir yang di dampingi Kanit Reskrim Petir, Kapus Petir, Kepala Desa Sindangsari Kader, RT, RW Desa Sindangsari dan Tokoh Masyarakat sekitar.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah terbukti memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Selain meningkatkan pemenuhan gizi bagi anak sekolah, lansia, dan ibu hamil, program ini juga mampu memberdayakan UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selaku Mitra Dapur Yayasan Cibunyuh, Julham mengatakan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi adanya program MBG di Kampung Cijeruk Kecamatan Petir karena menurutnya tidak hanya bermanfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar.
“Saya sangat mengapresiasi adanya program ini di Kecamatan Petir, selain memenuhi gizi bagi masyarakat juga bisa menyerap teanaga kerja lokal sehingga warga mempunyai pekerjaan selain itu juga adanya MBG bisa mendongkrak perekonomian bagi para pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Petir,” ungkap Julham
Di tempat yang sama, Haetami Ketua Yayasan Miftahul Cibunyuh menyampaikan, bahwa untuk hari ini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari mengadakan launching program Makanan Bergizi (MBG) untuk siswa penerima manfaat yang terbagi dari sekolah, Posyandu, dan Pondok Pesantren dengan total jumlah Catering MBG 1457
”Hari ini BGN SPPG Cijeruk, Launching program MBG untuk siswa penerima manfaat dengan jumlah 1447 paket catering, yang akan di distribusikan ke masing-masing sekolah, Posyandu dan Pondok Pesantren yang ada di Kecamatan Petir,” ungkap Haetami
“Terkait makanan bergizi gratis ini, kami telah melalui berbagai tahapan yang sudah di tetnukan sesuai denga SOP yang ada dan juga pengujian baik terkait kwalitas makanan maupun standar kesehatan oleh ahli gizi, jadi porsi yang nanti akan diberikan kepada siswa penerima manfaat nanti sudah memenuhi standar, kami berharap semua sektor dan dinas terkait dapat mensukseskan program unggulan Presiden RI ini,” tutup Haetami.








