SUKABUMI. Revolusinews.com- HMI Cabang Sukabumi gelar Aksi unjuk di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi berakhir dengan sebuah dialog terbuka yang berlangsung hangat, kondusif, dan penuh semangat demokrasi, diKomplek Perkantoran Jajaway, Jl. Sudirman No. 40, Pelabuhan ratu, Senin (13/7/2026)
Aksi dipimpin korlap Sdr. Ade Roni Ronaldo dengan massa sekitar 70 orang, Pengamanan dilakukan Polres Sukabumi dan Satpol PP, Kodim serta, Dinas Perhubungan
Kegiatan dihadiri oleh Kompol Aah Hermawan, SE, MH – Kabag Ops Polres Sukabumi. lBpk. Adang Hidayat – Kabid Trantib Humas Satpol PP Kab. Sukabumi. Hj. Devi – Kasi Penanganan Konflik Kesbangpol Kab. SukabumiH. Firman – Kabag Fasilitas Sekwan DPRD Kab. Sukabumi
“DPRD Kabupaten Sukabumi diminta memahami kondisi, bukan hanya ikut instruksi pusat. Kenaikan BBM mendadak tidak mendukung kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ade Roni Ronaldo Korlap Aksi
Dalam aksinya massa menyampaikan Tuntutannya antara lain; Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS dan kenaikan harga BBM Non-subsidi. Desakan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset. Penolakan substansi UU Kepolisian Negara RI. Penghentian pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP)
Begitu halnya Wakil Koordinator Aksi, Sdr. Asep Sugianto dalam orasinya menyoroti kebijakan pusat yang dinilai tidak pro rakyat.
Ia menegaskan RUU Perampasan Aset sangat penting untuk menjaga stabilitas dan memaksimalkan anggaran negara.
“Soal MBG dan KDMP, meski APBN naik 10% dan belanja negara naik 31%, perlu evaluasi pengelolaan. Jangan sampai tidak tepat sasaran. Pembangunan KDMP banyak di pemukiman atau lahan HGU, supplier-nya perusahaan, bukan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Budi Azhar Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi mengatakan, insyaallah kami akan terima aspirasi kawan-kawan dari HMI dan akan disampaikan ke pemerintah pusat,” ucapnya
Aksi damai HMI ini menjadi tauladan dalam menjaga kondusivitas dan semangat demokrasi yang sehat, mengedepankan dialog.












