Anggaran Fantastis Pembangunan Kantor Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan Cibeber Mendapat Sorotan Banyak Pihak

oleh -385 Dilihat
img 20240614 wa0091 11zon

LEBAK,Revolusinews.com – Anggaran yang bersumber dari DIPA Kantor Wilayah Kementrian Provinsi Banten, dengan besar anggaran Rp 981.000.000, dengan penyedia kontruksi CV : GH2 ini, berlokasi di Kp Nagrak, Desa Ciherang, Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak, menjadi sorotan banyak pihak, Selasa (11/6/2024).

Saat awak media menghubungi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Cibeber melalui komunikasi WhatsApp, Hendra Mulyadi, S.AG menjawab, silahkan ke lokasi saja di situ ada pak Royan, tanya saja, saya mah kurang tahu, pasalnya kontraktor gak pernah datang ke kantor, dan juga belum pernah ketemu, mangga temuin saja,” terangnya.

Namun ketika awak media ketemu dengan Royan selaku pengawas lapangan di pembangunan kantor BN-MH, bertanya bapak-bapak dari media mana, tolong saya liat KTA nya dan memotret KTA Pimred media online Gemasiber80 yang juga anggota Persatuan Wartawan Indonesia, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Royan juga mengatakan, Kami hanya bisa mengakomodir wartawan yang ada di Kecamatan Cibeber saja,” ujarnya.

Di tanya soal sudah ada pengondisian ke salah satu pimred media online di Kecamatan Cibeber, Royan membantah.

Lebih lanjut dalam konteks silaturahmi media ke lokasi kegiatan sekaligus sebagai kontrol sosial, karena sumber anggaran yang dari Dipa kementrian terkait, melalui dana SBSN tersebut, untuk bangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji yang sangat pantastis itu, dengan bentuk gedung biasa saja dan juga hanya satu lantai, sangat fantastis anggarannya, sampai- sampai banyak yang ngomong bangunan segitu, anggarannya kurang sedikit lagi ke satu milyar, banyak anggaran rupanya di Kementrian Agama ya.

Dengan kurang akomodatif nya Royan selaku pengawas atau mandor lapangan, kepada awak media, mandapat tanggapan dari Wijaya Darma Sutisna selaku aktivis senior Lebak Selatan.

“Sikap yang tidak bagus dari Royan untuk jaman serba informasi ini, itu mencerminkan sikap yang kuno, apalagi dia orang dari Kota Serang, harusnya paham dengan adanya para awak media, selaku kontrol sosial, dan jangan akomodatif kepada media satu wilayah saja, itu sikap yang kuno di jaman ini mah, ke depan jangan di biasakan sikap begitu, tidak bagus,” tuturnya.

Entis Bule alias Wijaya Darma Sutisna, dalam waktu dekat akan datang ke lokasi, di mana kegiatan pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji di bangun, yang konon anggaran nya sangat waah itu.

Sementara Arif Rohman selaku pelaksana SBSN, pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak saat di hubungi media via panggilan WhatsApp, sedang tidak aktif.(*)