CILACAP, Revolusinews.com – Kepala Dinas P dan K Cilacap, Sadmoko Danardono menyebutkan total anggaran spesifik grant (SG) dan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2023 sebesar 71 miliar.
Adapun anggaran tersebut salah satunya diperuntukan untuk sarana dan prasarana pendidikan. Pekerjaan SG dan DAK tahun ini melalui penunjukan langsung dan lelang.
“Saat ini memasuki tahap perencanaan teknis. Jika lancar bulan depan, kita serahkan SPK SG dan DAK,” kata Sadmoko saat ditemui di kantornya, Selasa (9/5/2023).
Ke depan, penunjukan langsung akan dipangkas dan nantinya dengan pola lelang, semua masih dalam proses, “lanjut Sadmoko
“Mudah mudahan semuanya lancar, dan sampai tahun ini semua selesai. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya dana anggaran lebih meningkat karena ada SG,” ungkapnya.
Sadmoko juga mengingatkan agar semua stake holder khususnya para rekanan yang mengerjakan proyek atau kegiatan di Dinas P dan K bekerja dengan jujur, amanah dan sesuai spesifikasi yang ada.
“Insya Allah bekerja dengan jujur sesuai spek, rekanan dapat 10 persen dari anggaran. Itu sudah dihitung secara teknis oleh konsultan,” ujarnya.
Sadmoko menghimbau dan berharap agar pekerjaan tahun ini lebih baik dari pekerjaan tahun sebelumnya.
“Tahun ini ada ratusan kegiatan. Sekitar 600 kegiatan. Kan tidak mungkin saya mengecek satu per satu, makanya nanti kami sampling per wilayah dan kategori jenis kegiatan,” tuturnya.
Meskipun tidak seluruhnya dicek oleh dirinya, Sadmoko menegaskan ada yang maha melihat. “Takut lah kepada Tuhan daripada kepada manusia sehingga nanti pekerjaan akan berkualitas,” ungkapnya.
Menurut Sadmoko, “jika pekerjaan berkualitas dan sesuai spek maka anak anak yang akan diuntungkan, karena mereka dapat belajar dengan tenang dan nyaman.
“Tidak ada deal apapun dalam kegiatan ini. Saya sudah digaji oleh negara. Saya hanya ingin rekanan bekerja dengan jujur, amanah dan sesuai spesifikasi serta berkualitas,” tegasnya.
Sadmoko juga mengingatkan jika pekerjaan tidak selesai tepat waktu, misalnya 75 atau 90 hari kerja tidak selesai akan dikenakan sangsi dan di blacklist
“Contohnya, 90 hari kerja pekerjaannya baru 70 persen. Kita bayar 70 persen. dihitung kan bisa,” ujarnya.
Sadmoko berharap semua rekanan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu, spek dan berkualitas untuk membangun Cilacap lebih baik.
Hal tersebut selaras dengan komitmen Pj Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar salah satunya bersih bersih untuk Cilacap.
“Bersih bersih dalam artian luas ya, semua aspek harus bersih agar Cilacap makmur sejahtera khususnya di bidang pendidikan, pekerjaannya berkualitas,” pungkasnya.










