Revolusinews.com – Tentang bahaya penyakit rabies, maka kita harus dapat mengenali ciri dari penyakit rabies, seperti gejala dan cara Penanganannya. WHO menjelaskan bahwa rabies merupakan penyakit dari sebuah virus zoonosis yang mempengaruhi sistem saraf pusat.
Jika gejala sudah muncul, maka tingkat kematian hampir 100 persen. Rabies disebabkan oleh paparan virus. Penyakit ini dapat membuat perilaku inang yang terinfeksi menjadi agresif.
Hewan Rabies sebenarnya hanya menyerang mamalia seperti anjing, kucing, monyet, kelelawar, rakun, dan kuda. Seperti di jelaskan para dokter dan dinas kesehatan terkait tentang bahaya rabies. Mari perdalam untuk mengetahui ciri hewan rabies yang perlu kita waspadai, karena diantara hewan peliharaan yang kita sayangi bisa saja terjangkit virus rabies.
Kita kenali hewan ketika tidak dalam kondisi sehat, ciri-cirinya seperti: sulit menelan, air liur berlebih, perilaku agresif, perilaku menggigit objek imajinatif (fly biting), lebih jinak dari yang diperkirakan, sulit bergerak atau lumpuh. Tapi kejadian pada kelelawar, hewan ini akan lebih banyak di tanah daripada bergelantung di pohon atau objek yang tinggi
Adapun ciri rabies pada hewan seperti anjing yang terkena rabies biasanya terdapat adanya perubahan perilaku, seperti demam, kesulitan menelan, air liur berlebih, gerakan sempoyongan, kejang hingga lumpuh, sensitif terhadap stimulasi cahaya, gerakan dan suara juga mulut yang berbusa akibat akumulasi air liur.
Sedangkan gejala yang terjadi pada Manusia jika terkena Virus rabies dapat menyerang sistem saraf pusat hingga menyebabkan berbagai gejala seperti cemas dan kebingungan, kelumpuhan parsial, agitasi dan halusinasi. Fase gejala terakhir adalah hidrofobia atau rasa takut terhadap air.
Dan ketidakmampuan otot untuk mengontrol proses menelan, menyebabkan penderitanya akan mengalami sakit yang luar biasa, terutama pada saat menelan cairan termasuk air liur, sehingga dirinya merasa panik, apalagi saat melihat air maka dia tidak akan mau minum atau menolak untuk meminumnya.
Infeksi rabies menyebabkan kejang di tenggorokan pada saat pasien mencoba menelan. Kejang juga dapat muncul ketika pasien memikirkan menelan air sehingga terlihat seperti takut akan air. Rasa takut ini akan muncul akibat rasa nyeri yang dialami pasien. Dan gejala pada manusia ini dapat berakhir dengan kematian.
Untuk di perhatikan dan di waspadai oleh kita jika manusia terkena gejala rabies meliputi: demam, badan lemas dan lesu, tidak nafsu makan, insomnia, sakit kepala, sakit tenggorokan, cemas, muncul fobia seperti hidrofobia (takut air), aerofobia (takut udara), dan fotofobia (takut cahaya).
Penanganan pertama manusia jika terkena rabies atau mengalami gigitan oleh mamalia atau anjing, segera cuci luka dengan sabun dan air mengalir. Setelah pertolongan pertama, selanjutnya pasien harus dibawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut seperti vaksin antirabies.
Penanganan rabies harus dilakukan secepatnya sebelum mengalami gejala yang tersebut di atas agar dapat segera diselamatkan.
Ingat, jika diantara kita ada yang memelihara hewan atau binatang kesayangan agar lebih waspada mengenai infeksi rabies, ciri, gejala dan cara menanganinya.
Dengan mengenali ciri dan gejalanya, maka diharapkan kita dapat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan penanganan yang tepat apabila digigit oleh hewan yang terinfeksi rabies.






