Banprov Desa Petir 2024 Tak Direalisasikan, Kades: Ya Itu Paving Provinsi

oleh -260 Dilihat
oleh
img 20251006 wa0013
Material paving block yang ditinggalkan begitu saja, terbengkalai bahkan sampai berlumut di makan waktu dari anggaran Banprov tahun 2024 di Desa Petir. (Dok. Nanang Petir)

SERANG, Revolusinews.com – Selain permasalahan raibnya dana desa oleh terduga (YS) staff keuangan, kali ini muncul anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) tahun 2024 untuk pembangunan paving block jalan lingkungan yang diduga tidak direalisasikan oleh Pemerintah Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten.

Berdasarkan penelusuran Tim RevolusiNews.com pada Sabtu (4/10/2025) berlokasi di Kp. Pakem RT 03 RW 01 Desa Petir menemukan material paving block yang ditinggalkan begitu saja, terbengkalai bahkan sampai berlumut di makan waktu. Seharusnya, material pembangunan jalan lingkungan tersebut dibangun untuk kepentingan masyarakat, namun sampai saat ini belum juga dibangun.

img 20251006 wa0012
Material paving block yang ditinggalkan begitu saja, terbengkalai bahkan sampai berlumut di makan waktu dari anggaran Banprov tahun 2024 di Desa Petir. (Dok. Nanang Petir)

Saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kepala Desa (Kades) Petir, Wahyudi menjawab bahwa barang material itu merupakan anggaran Banprov tahun 2024 yang belum dibangun karena ada kendala dengan pemilik tanah.

“Iya itu paving prop, kebetulan saat itu yang punya tanah tidak mengizinkan di paving ketika mau dialihkan warga tidak boleh dialihkan,” kata Wahyudi.

“Tetapi 2 bulan kemarin yang punya udah ngizinin, ketika mau dibangun saya di desa ada musibah. Insya Allah minggu ini dikerjakan 60 meter, kalau mau lebih jelas kita ngobrol di desa,” tambah Wahyudi

Sementara itu, salah satu pengurus LPM Desa Petir yang rumahnya tidak jauh dari lokasi, sebut saja MY mengatakan, bahwa barang material paving block itu dari Pemerintah Desa Petir tahun anggaran 2024, rencananya untuk membangun jalan lingkungan di kampung ini, volumenya tidak salah kurang lebih 48 m2.

“Untuk sumber dan besaran anggaran tidak mengetahui, karena posisi saya sedang sakit, sampai sekarang belum ada informasi lagi dari kepala desa,” ujarnya.

“Bahan material paving blok yang akan dibangun tersebut dari anggaran Banprov merupakan sisa-sisa bahan material dari pembangunan di kampung lain yang dikumpulkan secara bertahap,” ungkap MY menambahkan.

Terpisah, (SN) Ketua RT 02 Desa Petir, saat diwawancarai terkait pembangunan tersebut, ia mengintruksikan untuk menanyakan langsung kepada Kepala Desa dan LPM, karena sejak awal dirinya tidak pernah diinformasikan tentang kegiatan tersebut.

“Jangan tanya ke saya, karena sejak awal turun material saya selaku Ketua RT tidak pernah diinformasikan kegiatan tersebut. Itu urusan Kepala Desa dan LPM, karena pada hakekatnya bukanya warga tidak mau memasang, akan tetapi kita sendiri tidak pernah diberitahukan sebelumnya,” tegas Ketua RT mengakhiri pembicaraannya.

Sampai berita ini ditayangkan, RevolusiNews.com terus berlanjut menghubungi pihak-pihak berwenang sebagai sumber awal untuk memastikan tidak ada dugaan penyimpangan anggaran dan manipulasi penyusunan SPJ maupun LPJ anggaran Banprov tahun 2024 di Desa Petir.