Bila Esok Anak Tiada, Novel Karya Nuy Nagiga : Inspiratif dan Bermakna

oleh -695 Dilihat
img 20260126 wa0053 11zon

Revolusinews.com – Waktu terus berjalan, umur terus bertambah, namun karya cipta dan aneka ragam sumbangsih  dapat terus diberikan untuk kebermanfaatan.

Nuy Nagiga salah satu penulis terlahir di Jakarta Selatan. Lulusan IISIP Jakarta jurusan Publik Relation. Tulisan pertamanya pada saat masih SMP, dimuat di Harian Umum Pelita dengan judul “Papa” Nuy Nagiga pernah bekerja di Kantor Berita Antara dan SCTV, namun akhirnya lebih memilih untuk berkiprah sebagai penulis.

Prestasi yang pernah diraih antara lain pemenang lomba menulis cerita di majalah Bobo, majalah Ayahbunda dan majalah Femina. Peraih piala Adikarya IKAPI dan masuk sebagai penulis produktif di Group Gramedia. Hingga tahun ini sudah menghasilkan 338 judul buku.

Nuy Nagiga menyampaikan kepada Media Revolusinews hari Senin (26/01/2026), bahwa spesial novel best sellernya adalah “Bila Esok Ibu Tiada”, “Bila Esok Ayah Tiada”, “Bila Esok Istri Tiada” dan “Bila Esok Suami Tiada”.

Novel “Bila Esok Ibu Tiada” telah ditayangkan dalam layar lebar oleh rumah produksi Leo Pictures dengan sutradara Rudi Sujarwo.

“Saya mendapat inspirasi dari sang produser dan akhirnya kembali menulis novel Bila Esok Anak Tiada, ” ungkapnya.

Berikut sepenggal cerita novel “Bila Esok Anak Tiada” : Amira dan Riko merupakan sepasang suami istri denga kesibukan masing- masing  hingga terjadi percecokan diantara keduanya. Dampaknya adalah Raya dan Radit, anak mereka. Akhirnya keduanya memiliki dunia sendiri.

Saat musibah itu terjadi, Raya memilih untuk selalu bersama temannya. Radit berusaha menjaga Raya dengan cara sesuai pikirannya. Namun Radit adalah anak yang terabaikan. Ditengah prestasinya, dia melupakan raganya dan semakin lemah. Hingga akhirnya nafas itu berhenti berdetak. Radit pulang tak pernah kembali Penyesalan itu datang.

Penyesalan pasti terjadi saat orang tua tidak mengetahui sama sekali apa saja yang telah dilakukan anak-anaknya Itulah sepenggal cerita novel “Bila Esok Anak Tiada”, sangat inspiratif dan bermakna, diterbitkan oleh Aksara Plus pada Januari 2026. Novel ini sudah dapat dibeli di toko buku Gramedia, ungkapnya.

“Berkaryalah sesuai keterampilan, agar hidup lebih bernilai,” ucap Nuy Nagiga menutup pembicaraan.

No More Posts Available.

No more pages to load.