LEBAK,Revolusinews.com – Diduga terjadi kelalaian dalam proses distribusi makanan dari dapur SPPG, setelah ditemukan wadah ompreng yang jatuh dari dalam mobil pengangkut dan tidak segera ditangani.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cikesik Mesjid RT.004/RW.002 , Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tepatnya di area sekitar Masjid Araudhoh pada Selasa (31/3/2026) malam sekira pukul 20.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat petugas melakukan pengumpulan wadah ompreng kosong. Namun, wadah yang seharusnya tersusun rapi di dalam kendaraan distribusi justru terlihat terjatuh dan dibiarkan begitu saja, bahkan hingga terlindas ban mobil.
Seorang warga Deni, yang melihat langsung kejadian tersebut mengatakan sempat mendengar suara gaduh saat proses pengangkutan berlangsung.
“Saya dengar suara berisik dari arah depan mesjid. Pas dilihat, ada mobil distribusi MBG warna hitam sedang parkir, dan beberapa wadah ompreng terlihat jatuh. Sepertinya petugas terburu-buru saat memasukkan wadah ke dalam mobil dan memang jarak dari area mesjid berdekatan dengan sekolah MI Matlaul Anwar Cikesik, kemungkinan bekas acara anak sekolah di area tersebut, dan dari bekas makanannya pun masih terlihat baru, kalautoh misal kan sudah lama bekas makanan nya terlihat berjamur,” terangnya.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait kerapihan dan standar kebersihan dalam proses distribusi, meskipun wadah yang jatuh dalam kondisi kosong.
Peristiwa ini pun memicu pertanyaan terkait penerapan standar operasional prosedur (SOP) oleh pihak dapur SPPG, terutama dalam menjaga kualitas dan higienitas distribusi makanan.
Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. Pasalnya, distribusi makanan menyangkut kepentingan banyak orang sehingga aspek kebersihan dan keamanan harus menjadi prioritas utama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur SPPG terkait insiden tersebut.
Sementara awak media masih berusaha unruk mendapat keterangan dari pihak SPPG.
Reporter: Hedi Sofyan






