Diduga Jatuh, Warga Banjursari Ujungmanik Tewas Tenggelam di Sungai Apur

oleh -904 Dilihat
img 20230719 wa0008

CILACAP, Revolusinews.com – Warga dusun Banjursari, desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten, Cilacap digemparkan dengan adanya temuan mayat yang mengambang di Sungai Apur.

Diketahui bahwa SP (65) perempuan warga dusun Banjursari RT.06/RW.03, desa Ujungmanik ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa di Sungai Apur Ciwaru pada Selasa 18 Juli 2023 sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut saksi yang tak mau disebutkan nama bahwa peristiwa terjadi ketika awalnya saksi hendak mau BAB, namun tiba-tiba datang korban yang juga hendak melakukan hal sama yakni BAB, sekitar pukul 11.00 WIB.

Kedatangan korban kemudian mengurungkan saksi untuk buang air besar hingga saksi mengutamakan korban untuk buang air duluan.

Usai mempersilahkan korban buang air besar duluan, saksi lalu pulang ke rumah, dan kebetulan jamban di bantaran sungai, dimana tempat BAB korban tak jauh dari rumah saksi.

“Setelah pulang tak lihat bahwa waktu guna buang air besar dirasa cukup lama, tetapi saya lihat ember tempat air yang dibawa korban masih ada,” ujar Saksi, Rabu (19/7/2023).

“Saya tak nyangka kalau akhirnya korban tewas tenggelam, saya justru mengira kalau saat itu korban tak jadi BAB, tetapi pergi ke ladang dan meninggalkan ember di sekitar jamban. Anehnya yang tadinya saya kepengin BAB juga hilang sama sekali, sehingga saat itu saya tak mendatangi jamban lagi,” jelasnya.

Jasad korban ditemukan warga sekitar pukul 15.00 WIB. Diduga korban terjatuh saat hendak mau BAB, korban ditemukan kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian diperkirakan korban jatuh tenggelam hingga kemudian tewas terbawa arus.

Mendapat laporan adanya temuan mayat, aparat kepolisian polsek Kawunganten bersama pihak pemerintah desa mendatangi lokasi tempat kejadian.

Selanjutnya evakuasi dilakukan, lalu jenasah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil outopsi tak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan, selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dilakukan pemakaman.

No More Posts Available.

No more pages to load.