Dinas SDA Provinsi Banten Bagian Teknis Tinjau Lokasi Longsor di Cikeusal Akan Segera Teratasi

oleh -572 Dilihat

SERANG,Revolusinews.com – Usaha masyarakat dalam menyuarakan aspirasi dengan di dorong semua elemen masyarakat, aktivis dan anggota DPRD , Kabupaten Serang, tentang musibah longsor yang di akibatkan abrasi sungai Ciasem dan sungai Cisangu, kini mulai menemukan secerah harapan.

Longsor yang sudah terjadi selama bertahun tahun dan bahkan sudah merenggut beberapa rumah warga yang tak pernah tersentuh oleh pemerintah, kini mulai dari Dinas PERKIM Kabupaten Serang, Dinas PUPR Kabupaten Serang, dan Dinas PUPR Provinsi Banten Bidang SDA, atas informasi yang sampaikan para aktivis melalui media sosial Semua dinas terkait terjun langsung ke lokasi bencana.

Diketahui Lokasi terdampak longsor di Kecamatan Cikeusal meliputi tiga Desa yaitu : Desa Panosogan, Desa Katulisan dan Desa Panyabrangan, dimana dari ke tiga desa tersebut terdapat 52 rumah terdampak longsor, dengan uraian
-Desa Panosogan 7 rumah terdampak
-Desa Katulisan 25 terdampak dan 5 rumah Sudah habis terbawa longsor
-Desa Panyabrangan 15 rumah terdampk longsor.

screenshot 20250703 212357 whatsapp
Poto: Juni Moro selaku tim teknis Dinas Sumber Daya Air ( SDA) Provinsi Banten.(Dok. Wahyu Ceko)

Juni Moro selaku tim teknis Dinas Sumber Daya Air ( SDA) Provinsi Banten, saat di konfirmasi di sela kegiatan menyampaikan bahwa pihaknya hari ini survei lokasi longsor di tiga desa yang ada di kecamatan Cikeusal untuk melihat kondisi dan mencari solusi penanganan yang cocok untuk bagaimana dan kapan terutama dana yang harus di persiapkan.

“Hari ini kami survei lapangan, di kecamatan Cikeusal di tiga lokasi, Desa Panosogan, Desa Katulisan dan Desa Panyabrangan. dari ketiga lokasi potensi longsor sangat kritis dan hemat kami perlu segera di tangani pengendalian banjir dan pencegahan erupsi tebing,” ujar Juni kepada awak media pada kamis (03/07/2025).

Dikatakan Juni pihaknya akan melakukan tufografi terlebih dahulu di masing masing kejadian longsor.

“Kami akan melakukan pengukuran tufografi di masing masing lokasi kejadian longsor, di sungai Ciasem dan sungai Cisangu, dan untuk penanganan kedepan yang pertama lebih cocok kami merencanakan perkuatkan tebing Sheet pile, akan tetapai aksesnya tidak memungkinkan, jadi ada dua alternatif yaitu kontruksi beton atau pasangan batu,” tambahnya.

“Untuk perealisasian kami akan berdiskusi dengan SDA untuk mencari solusi bagai mana dan kapan terutama dana yang harus di persiapkan,” tutupnya.

Sementara itu Acun Sunarya SH selaku Ketua Aliansi Masyarakat Cikeusal sekaligus warga terdampak sirinya merasa bersyukur dengan adanya peninjauan dari pihak SDA Provinsi dan dIrinya berharap tahun depan akan segera di realisasikan.

“Kami mewakili masyarakat Cikeusal yang terdampak longsor di tiga desa hari ini mengawal pihak SDA Provinsi Banten meninjau ke lokasi longsor, alhamdulillah dari hasil peninjauan tersebut mudah mudahan ada solusi terbaik yang katanya di tahun depan mudah mudahan akan di realisasikan pembngunan Penguatan tebing dengan Sheet pile dan yang lainnya, mudah mudahan pihak provinsi banten, pihak BBWSC3 dan pemerintah Kabupaten serang, dapat bersama sama berdiskusi untuk mencari solusi terbaik untuk warga Cikeusal yang terdampak longsor,” harapnya.

Reporter; Wahyu Ceko