Disabilitas Pentas dengan Bahasa Isyarat di Panggung Festival Difapreneur

oleh -208 Dilihat
oleh
img 20250209 wa0032 11zon

TANGERANG, Revolusinews.com – Disabilitas bukanlah kekurangan tapi merupakan kelebihan yang diberikan Tuhan kepada hambanya. Hal ini dibuktikan dengan Festival Difapreneur yang digagas oleh Yayasan Puspaindah Mitra Kreatif yang dilaksanakan di Mall 1 Bintaro Exchange Atrium Utama Bintaro Jaya Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu (08/02/2025)

Hadir dalam acara ini  Wakil Walikota Tangsel  Pilar Saga Ichsan ST. M.Ars,  Pembina Difapreneur sekaligus pemilik Gerai Lengkong Lista Hurustiati, S.H, M.H., Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial  Rauf S.E, M.M, Chairman Leuit Group Dr Asep Sumantri, Ketua Yayasan Puspa Indah Sri Rahayu beserta wakil ketua Velly Kristanti beserta jajarannya.

Dalam sambutannya Pilar Saga Ichsan menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Tangsel memberikan perlakuan, pelayanan publik dan kesempatan yang sama bagi disabilitas namun tetap harus digali potensi yang ada dan didukung.

“Tangsel dalam 3 tahun terakhir adalah satu satunya  satunya wilayah di propinsi Banten yang merayakan Hari Disabilitas Internasional, hal ini merupakan salah satu bentuk perhatian kami ke pada disabilitas dan kami juga memberikan berbagai bantuan bagi yang membutuhkan”,  jelasnya.

Kemudian Pilar menambahkan Pemkot Tangsel terus mendorong fasilitas gedung, mall, pelayanan publik untuk fasilitas ramah difabilitas,  juga mendorong kebijakan 2% disabilitas bekerja di pemerintahan dan saat ini sudah ada yang bekerja di Pemkot, kebijakan juga terus disesuaikan untuk pemberdayaan  difabilitas.

Acara dilaksanakan selama dua hari (08-09/02/25) dalam satu hari dibagi menjadi 2 sesie, pada sesie kedua yang dimulai pukul 14.00,  dirangkai secara apik dan meriah,  dari MC, sambutan, talk show dan pentas disajikan dalam bentuk bahasa isyarat diantaranya :
– Sambutan dari berbagai instansi lembaga disabilitas
– Talk show orang tua disabilitas berprestasi
–  Penyampaian dan pengenalan bahasa isyarat Islam
– Pelatihan bahasa isyarat  Islam oleh Rama Syahri, ST ketua Majelis Taklim Tuli Indonesia (MTTI)
– Pentas seni seperti  Stantup komedi, pantomim, balet, berbagai game dengan bahasa isyarat
– Pemberian penghargaan dan Juz Amma metode bahasa isyarat

Salah satu pengunjung Abu Gilang, mengatakan  bahwa masyarakat umum sepertinya sangat perlu mempelajari dan mengerti bahasa isyarat, namun seberapa  penting hal ini dipandang oleh lembaga dan organisasi  disabilitas untuk memasyarakatkan

“Semoga pemerintah bersama lembaga disabilitas memiliki metode yang  tepat guna untuk  memasyarakatkan dan mem viral kan  penting nya bahasa isyarat  di masyarakat umum,” tutupnya.