BIAK NUMFOR, Revolusinews.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menyalurkan bantuan program gizi berupa makanan tambahan bagi balita dan baduta di Distrik Biak kota dan Samofa distrik dengan tujuan untuk menekan angka stunting yang tahun ini turun menjadi 6,1 persen dibandingkan 7,3 persen pada tahun sebelumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3AKB Biak Numfor, Eddy Rumbarar, saat ditemui di ruang kerjanya di Biak, Senin (22/09/2025) mengatakan, bahwa pemberian makanan tambahan ini menyasar 135 anak balita dan baduta di 13 kampung yang berada di Distrik Biak Kota dan Distrik Samofa.
“Kami berharap dengan pemberian makanan tambahan bergizi ini angka stunting di Biak terus menurun dan pada tahun 2025 bisa mencapai 0 persen,” ujarnya.
Rincian penerima bantuan mencakup: Kampung Anjareuw (5 anak), Kelurahan Karang Mulia (18 anak), Biak Kota (22 anak), Kampung Kinmom (3 anak), Kampung Snerbo (13 anak), Kampung Wisata Binsari (4 anak), Kampung Paray (13 anak), Kelurahan Samofa (23 anak), Kampung Sumberker (10 anak), Kelurahan Anjareuw (7 anak), Kampung Anjereuw (5 anak), Kelurahan Mansinyas (8 anak), dan Kelurahan Samofa (4 anak).
“Paket makanan tambahan ini kami serahkan dalam bentuk paket yang dikelola oleh keluarga penerima. Untuk dua distrik yakni Biak Kota dan Samofa pembagian dilakukan langsung di kantor. Sementara untuk distrik lainnya, paket diantar langsung oleh petugas ke Distrik tersebut dan langsung kepada warga bersangkutan” kata Eddy.
Eddy menambahkan, program ini merupakan salah satu upaya strategis Pemkab Biak Numfor menekan prevalensi stunting secara berkelanjutan.
“Harapan kami anak-anak menjadi lebih sehat dan angka stunting di Biak terus turun sesuai target,” tutupnya.








