BIAK NUMFOR Revolusinews.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Biak Numfor terus mengintensifkan upaya penurunan angka stunting melalui program pembinaan keluarga berencana (KB). Salah satunya dengan sub kegiatan fasilitasi pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di kampung keluarga berkualitas.
Kepala DP3AKB Biak, dr. Eddy Rumbarar, saat ditemui di ruang kerjanya di Biak, Rabu (1/10/2025) mengatakan, bahwa program ini telah menyasar 19 distrik di 37 kampung KB.
“Dashat menjadi salah satu instrumen BKKBN untuk menekan angka stunting. Melalui pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal, kami berharap status gizi balita dan ibu hamil bisa lebih baik,” ujarnya.
Menurut Eddy, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Dashat dirancang khusus bagi balita gizi kurang serta ibu hamil dengan kondisi kurang energi kronis (KEK). Selain untuk meningkatkan asupan gizi. Kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal yang sehat dan bergizi tinggi.
“Tujuan utama Dashat adalah meningkatkan status gizi anak balita, memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil yang mengalami KEK, sekaligus menggerakkan masyarakat memanfaatkan pangan lokal untuk ketahanan gizi jangka panjang,” katanya.
Adapun sasaran program PMT Dashat mencakup balita yang mengalami kurang gizi, berat badan rendah, hingga yang tidak mengalami kenaikan berat badan sesuai usianya.
“Melalui program ini, pemerintah daerah berharap dapat mencegah serta menurunkan angka stunting di Biak Numfor. Selain itu, memastikan ibu dan anak mendapatkan kecukupan gizi untuk tumbuh kembang optimal, sekaligus memberdayakan masyarakat agar mandiri dalam pemenuhan gizi keluarga,” tutupnya.






