Dua Bocah Kembar Tewas di Kolam Ikan Desa Kapel Ciamis

oleh -437 Dilihat
oleh
img 20251203 wa0016

CIAMIS, Revolusinews.com – Dua Bocah kembar meninggal karena tenggelam di kolam milik saudari Esih Sukaesih yang berlokasi di Susun Sukalila  RT 14/RW 06 Desa Kapel Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada Rabu (3/12/2025) sekira pukul 11.30 WIB.

Kedua korban tersebut bernama Silfa Arshila 4 tahun dan Silfi Nur Nafisha 4 tahun yang merupakan anak dari bapak Karsidi dan ibu Nuraeni.

Berdasarkan Info yang di himpun media Revolusinews.com, Nuryanto 37 tahun asal dusun desa RT 01 RW 01 Desa Kepel merupakan saksi pertama datang ke rumah orang tua korban, saat itu Nuryanto melihat 2 korban masih terlihat berada di halaman rumah sedang bermain seperti biasa dan tidak menunjukan tanda tanda mencurigakan, sekitar pukul 11,45 WIB, ibu korban mulai mencari anaknya karena tidak lagi melihat korban di halaman rumah. Setelah dilakukan pencarian singkat, ibu korban menemukan sandal milik anaknya di kolam dan sontak ibu korban turun ke kolam dan melihat anaknya berada didalam air dalam keadaan sudah tidak bergerak.

Ibu korban teriak histeris minta bantuan pertolongan, sehingga terdengar oleh Jaja 58 tahun yang merupakan saksi kedua asal dusun Sukalila RT 13 RT 06 Desa Kepel. Jaja langsung mendatangi asal suara dan melihat ibu korban ada di kolam. Jaja pun segera membantu mengangkat kedua korban. Kemudian korban dibawa oleh keluarga dan saksi Jaja ke Puskesmas Cisaga untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Cisaga, kedua korban dinyatakan telah meninggal.

Setelah mendapatkan laporan dari warga, Kapolsek Cisaga Iptu Aceng Narayana melalui Kanit Reskrim Aiptu Mulyono dan Bripka Rapi Habibi mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengecekan di lokasi. Selain mencari Informasi akurat, pihaknya mencatat identitas kedua korban ,orangtua korban dan saksi saksi dan ikut menyaksikan kedua korban diperiksa oleh tim medis Puskesmas Cisaga .

Kapolsek Cisaga Iptu Aceng membenarkan insiden tersebut, ia mengatakan pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara ( TKP ) dan meminta keterangan dari saksi saksi,

“Benar, kejadian tadi kami sudah melakukan olah TKP dan minta keterangan para saksi” ucap Iptu Aceng.( 03/12)

Pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan keluarga korban terkait kejadian. Jenasah sudah dimakamkan setelah pihak keluarga membuat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah.

“Kami menghimbau agar para orang tua lebih waspada dan tidak meninggalkan anak anak tanpa pengawasan,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.