JAKARTA,Revolusinews.com – Gerakan Mahasiswa Lawan Korupsi (GERMALA-K) resmi melayangkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa ke Polda Metro Jaya pada Senin (21/07/2025). Dalam surat tersebut, GERMALA-K menyampaikan rencana aksi yang akan digelar di depan Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tepatnya di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, Jalan Patimura, Jakarta Selatan pada Kamis (24/07/2025).
Sekjen GERMALA-K, Asep sunarya dalam keterangannya, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan kuat adanya praktik “setoran” sebesar 7-8% yang terjadi dalam proses lelang tender maupun e-purchasing di lingkungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Banten.
Hari Senin ini kami sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi ke Polda Metro Jaya, dan kami telah sepakat akan menggelar aksi pada hari Kamis pekan ini. Titik aksinya di depan Kantor Kementerian PU Ditjen Bina Marga. Aksi ini menyoroti dugaan kuat adanya budaya setoran 7-8% di lingkungan BPJN Wilayah Banten
Ia menilai, dugaan praktik setoran ini berpotensi mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan proyek infrastruktur jalan nasional dan jembatan. Akibatnya, kualitas pekerjaan dikhawatirkan menjadi tidak maksimal bahkan cepat rusak, karena diduga akibat adanya storan yang tidak resmi.
Ini bukan hanya soal anggaran yang bocor, tapi juga soal nyawa rakyat. Jalan yang rusak karena kualitas buruk bisa menyebabkan kecelakaan. Semua itu bisa bermula dari budaya setoran yang kami duga terjadi secara sistemik di BPJN Banten,” ujar Asep.(Red)








