Duta Tari Sintren KWK Petarukan Meriahkan Karnaval Budaya dan Pembangunan Pemalang

oleh -984 Dilihat
oleh
img 20240829 wa0034

PEMALANG, Revolusinews.com – Koordinator Wilayah Kecamatan (KWK) Petarukan merasa bangga dan terhormat bisa turut serta meriahkan karnaval budaya dan pembangunan Pemalang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-79 di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Peringatan Hari Besar Nasional (PPHBN) HUT RI ke-79 tersebut digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang ang diikuti oleh tim kontingen intansi, tim kontingen masyarakat umum, termasuk kontingen IGTKI KWK Petarukan turut menampilkan tarian Sintren Modern yang diperagakan oleh Henty guru TK Permata Bunda Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Kepala KWK Petarukan Kiswandi menuturkan, untuk penari sintren namnya Henty dari guru TK Permata Bunda Petarukan, dan kebetulan guru yang satu ini memang punya bakat menari saya melihat semangatnya sebagai penari sintren modern sebegitu menjiwai, papar Kiswandi, Spd di Kantornya, Senin (26/8/2024) kemarin.

“Selain penari sintren Henty adalah guru TK asal Petarukan, dia mengatakan ingin berpartisipasi dengan busana khasnya sintrennya,” ujar Kiswandi.

Mengaku dari hati yang paling dalam, Kiswandi mengatakan atas nama KWK Petraukan merasa bangga bisa berpartisipasi ikut memeriahkan Karnaval budaya dan pembangunan Kabupaten Pemalang.

“Saya bangga dan bangga melihat Tim IGTKI Petarukan bisa menyuguhkan karya seni lokal. Kebetulan juga peserta tim kontingen kita berada di baris pertama paling depan, sehingga penampilan tarian dapat memukau dihadapan bapak Bupati Mansur Hidayat,” terang KWK kepada Revolusinews.

Lebih lanjut dikatakan, jadi kontingen kita datangnya lebih pagi ya gak apa-apa, “tapi pulangnya lebih awal, tutup Kiswandi.

Dari titik kumpul kawasan stadion Mochtar Jl. Gatut Subtoto Pemalang, tim penari sintren IGTKI Petarukan, barisan paling depan mengikuti Long march sampai ke Alun-alun dengan menapilkan budaya lokalnya, dengan dikemas kekini-kinian yang didampingi KWK Petarukan.