FH Uncen Gelar Yudisium Perdana PSDKU Biak Periode III 2026

oleh -25 Dilihat
oleh
img 20260803 wa0003 11zon

BIAK NUMFOR, Revolusinews.com –  Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (FH Uncen) resmi mengukir sejarah baru di kawasan Teluk Cenderawasih. Untuk pertama kalinya, FH Uncen menyelenggarakan prosesi Yudisium Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kelas Biak Numfor Periode III Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Jalan Petrus Kafiar, kelurahan Brambaken, Kecamatan Samofa, Kabupaten Biak Numfor, Papua pada Senin (3/8/2026).

Pada yudisium perdana ini, sebanyak 8 mahasiswa PSDKU Biak resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.), ditambah 1 mahasiswa dari Kampus Utama Jayapura yang melengkapi persyaratan administrasi.

Dekan Fakultas Hukum Uncen, Dr. Yustus Pondayar, S.H., M.H., mengungkapkan rasa bangga dan harapannya agar kelulusan angkatan pertama ini menjadi pemantik semangat bagi adik-adik tingkat di bawahnya.

“Hari ini FH Uncen menyelenggarakan yudisium bagi mahasiswa kelas PSDKU Biak. Dari 11 orang yang direncanakan, 8 orang dinyatakan memenuhi syarat administrasi, ditambah 1 mahasiswa dari kampus utama Jayapura yang juga disertakan. Yudisium ini menjadi momen bersejarah karena merupakan yang pertama untuk PSDKU FH Uncen di Kabupaten Biak Numfor,” ujar Dr. Yustus.

Lebih lanjut, Dr. Yustus menegaskan bahwa keberadaan PSDKU Uncen di Biak bukan sekadar kelas jauh, melainkan sebuah embrio bagi rencana besar pendirian universitas negeri di wilayah adat Saireri kelak.

Oleh karena itu, ia mendorong para lulusan perdana ini untuk tidak berhenti sampai di jenjang Strata Satu (S1), melainkan melanjutkan pendidikan ke tingkat Magister (S2).

“Kami sangat berharap mereka melanjutkan studi S2 untuk pengembangan diri. Harapannya, kelak mereka dapat kembali dan mendedikasikan diri menjadi tenaga pendidik atau dosen di PSDKU Biak. Anak-anak kita memiliki potensi dan kualitas yang luar biasa. Jika diberi ruang dan kesempatan, pasti mereka mampu. Jadi tidak ada alasan tidak bisa,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara akademisi, orang tua, dan pemerintah daerah. Keberadaan PSDKU di Biak Numfor dinilai sangat strategis karena mampu menjangkau mahasiswa dari berbagai daerah sekitar di kawasan Saireri, seperti Kabupaten Supiori, Kepulauan Yapen, hingga Waropen, tanpa harus jauh-jauh berkuliah ke Kota Jayapura.

“Ini menjadi harapan dan kerinduan kami sebagai pengajar dan juga sebagai anak-anak Biak yang dipercayakan memimpin fakultas dan universitas, untuk memberikan perhatian nyata bagi kemajuan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Biak Numfor dan sekitarnya,” tambah Dekan.

Archilaus Burwos, perwakilan mahasiswa peserta yudisium, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian gelar sarjana yang berhasil mereka raih setelah melewati perjalanan panjang.

Ia mengisahkan perjalanan awal perjuangan mereka yang penuh tantangan, di mana dari 22 mahasiswa yang mendaftar di awal perkuliahan, bertahan hingga 11 orang, dan akhirnya 8 orang berhasil menyelesaikan ujian skripsi hingga yudisium hari ini.

“Kami memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya sehingga kami boleh menyelesaikan studi dan menyandang gelar Sarjana Hukum. Saya ingin mengingatkan teman-teman, mari kita gunakan gelar ini untuk mengabdi kepada masyarakat. Jangan sombong, jangan tinggi hati, tetaplah merendahkan diri dan takut akan Tuhan,” pesan Archilaus.

Mewakili rekan-rekannya, Arkilaus juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada segenap civitas akademika FH Uncen serta para orang tua.

“Terima kasih yang mendalam kepada Bapak dan Ibu dosen yang telah mendidik, membimbing, dan mengarahkan kami selama berkuliah. Izinkan kami melangkah satu tahap ke depan. Kelulusan ini adalah penanda berakhirnya masa studi, sekaligus pintu gerbang awal dari perjalanan hidup yang sesungguhnya. Terima kasih pula untuk para orang tua kami yang tak lelah mengupayakan segala kebutuhan kami hingga mencapai titik ini,” pungkasnya.

Turut hadir memimpin jalannya prosesi yudisium tersebut jajaran pimpinan FH Uncen, di antaranya Wakil Dekan I Dr. Marthinus Mambaya, Wakil Dekan II Dr. Farida Kaplele, Wakil Dekan III Daniel Tanati, S.H., M.H., serta para Ketua dan Sekretaris Jurusan (Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum & Masyarakat, dan Hukum Acara) yang juga bertindak sebagai dosen pembimbing materi.