Forkopimda Cilacap Gelar Rakor Persiapan Natal dan Tahun Baru

oleh -2975 Dilihat
oleh
natal dan tahun baru cilacap revolusinews revolusi news

CILACAP, Revolusinews.com – Forkopimda Kabupaten Cilacap menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral kesiapan dan rencana pengamanan menghadapi Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Wilayah Kabupaten Cilacap di Pendopo Kabupaten Cilacap, Jumat (16/12/2022).

Rakor dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Awaluddin Muuri. Dalam sambutannya Sekda menyampaikan poin-poin yang perlu diperhatikan selama libur nataru, seperti waspada lonjakan Covid-19, lonjakan harga kebutuhan pokok, lonjakan pelaku perjalanan, waspada potensi bencana, menjaga kondusifitas keamanan wilayah dan tetap mematuhi protokol Kesehatan saat terjadi kerumunan.

“Intinya jaga kondusifitas keamanan wilayah sehingga saudara-saudara kita dapat merayakan dan melaksanakan rangkaian ibadah di hari natal dengan khidmat,” pesan Awaluddin.

Selanjutnya, Kapolresta Cilacap Eko Widiantoro dalam paparannya menyampaikan bahwa personel Polri akan mengamankan beberapa titik wilayah Kabupaten Cilacap selama nataru seperti tempat ibadah, tempat trasportasi umum, pusat perbelanjaan dan obyek wisata.

“Kita akan melibatkan 240 personel Polresta Cilacap, 30 personel Bantuan Kendali Operasi Polda Jawa Tengah, dan instansi terkait seperti TNI, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Basarnas, Dinas Perhubungan, Senkom, Pramuka dan Pokdar Kamtibmas,” jelasnya.

Kemudian terkait kebutuhan pokok, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Cilacap M. Wijaya memaparkan bahwa pemerintah akan menyediakan stok kebutuhan pokok agar tidak terjadi lonjakan saat nataru.

Pihaknya berpesan kepada masyarakat untuk belanja bijak sesuai dengan kebutuhan, lebih berhati-hati dalam membeli bahan pangan, dan melaporkan ke pihak berwenang jika terjadi lonjakan harga.

“Ketersediaan Kepokmas menjelang nataru terpantau aman, lebih berhati hati dalam membeli bahan pangan, cek kandungan dan tanggal kedaluwarsa. Kemudian apabila terdapat kelangkaan stok maupun kenaikan harga yang signifikan pada komoditas tertentu masyarakat dapat melaporkan hal tersebut kepada pihak-pihak terkait di wilayahnya,” tutup M. Wijaya.

No More Posts Available.

No more pages to load.