Gelombang Protes Pelapor Sengketa Lahan SPPG Meminta Suspend Dapur SPPG Pamuruyan

oleh -131 Dilihat
img 20260423 143721 334

‎SUKABUMI. Revolusinews.con – Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Jamaah UKA Grub melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kecamatan Cibadak. Kabupaten Sukabumi. Massa meminta berhentikan sementara dapur SPPG Pamuruyan.

Dalam orasinya massa secara khusus menyoroti kasus sengketa tanah yang menimpa seorang warga yang bernama Hj. Siti Eni Nuraeni dan meminta SPPG tersebut ditutup karena berdiri dilahan/bangunan yang bermasalah.

“Kami menuntut dapur MBG Pamuruyan dihentikan dan yang menjadi hak nya bu Eni kembalikan,” kata Ketua Aksi, Niksan Silgia Agung

‎Diberitakan sebelumnya, dugaan penipuan jual beli lahan terjadi di Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Siti Eni Nuraeni (40) mengaku menjadi korban dalam transaksi pembelian tanah yang kini berdiri dapur SPPG.

‎Sementara itu Eni mengatakan, Kita bukan demo kecamatan, melainkan meminta difasilitasi audiensi dengan tujuan untuk mencari jalan penyelesaian atas persoalan yang sebelumnya telah berproses hukum,” ujarnya saat  mengawal aksi berlangsung. Kamis (23/04/2026).

‎Langkah ini diambil agar seluruh pihak yang berkaitan dengan sengketa lahan dapat duduk bersama dan mencari solusi membantu memediasi persoalan yang saat ini tengah bergulir supaya ada kejelasan dan penyelesaian,” katanya.

‎Selain itu, Ia juga meminta agar BGN melakukan verifikasi menyeluruh terhadap legalitas lahan yang digunakan untuk operasional dapur SPPG Pamuruyan.

‎“Kami berharap BGN tidak hanya fokus pada programnya, tetapi juga memastikan dapur MBG tersebut sah secara hukum. Jika memang masih dalam sengketa, kami meminta agar ada evaluasi dan peninjauan ulang demi menjaga keadilan bagi semua pihak,” kata Eni