GERMALA-K Demo Kembali di Kantor PUPR Banten, Soroti Dugaan Proyek Asal-Asalan

oleh -502 Dilihat
img 20250918 wa0118 11zon

BANTEN,Revolusinews.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Lawan Korupsi (GERMALA-K) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Mereka menyoroti dugaan penyimpangan pada pekerjaan proyek Bidang Bina Marga dan Bidang Sumber Daya Air (SDA), Kamis (18/9).

Masa akis yang tergabung dari gerakan mahasiswa lawan korupsi (Germala-k) menuding proyek Rehabilitasi Ruas Jalan Cikatomas – Tegal Lumbu, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak tahun anggaran 2025 senilai Rp12,6 miliar yang dikerjakan PT. Banten Purnama Raya diduga tidak sesuai spesifikasi teknis. Akibatnya, muttu rigid betonnya itu diragukan dan dikhawatirkan jalan cepat rusak.

img 20250918 wa0110

Selain itu, proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI. Cibinuangeun tahun 2025 senilai Rp8,4 miliar dengan kontraktor PT. Putra Ciceri juga dinilai bermasalah karena diduga mengabaikan teknis spesifikasi dan jauh dari sesuai RAB. “Padahal irigasi itu urat nadi petani. Kalau dikerjakan asal-asalan, yang rugi bukan hanya petani, tapi rakyat luas,” tegas Asep

Lanjut Koordinator Lapangan GERMALA-K, Asep, menambahkan pihaknya tidak akan tinggal diam melihat proyek bermasalah yang merugikan rakyat. “Uang rakyat digunakan, tapi kualitas pembangunan dipertaruhkan ini yang tidak bagus. Ini bentuk pengkhianatan terhadap amanah publik,” ujarnya.

img 20250918 wa0111

Masa Aksi berlangsung geser kekantor gubernur Banten dengan membentakan poster tuntutan dengan pengawalan aparat kepolisian dan satpol pp Massa membentangkan spanduk, poster, dan secara bergantian menyampaikan orasi di depan kantor Gubernur Banten Copot kadis Pupr Banten beserta Kabid bina marga dan Kabid sumber daya air (SDA)

Saya menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada tindak lanjut nyata. jikalau tidak ada, Kami akan kembali dengan melakukan aksi demonstrasi dengan massa yang lebih besar,” pungkas Asep sunarya.(red)