Institut Agama Islam Sukabumi Yaspida Gelar Wisuda Pertama

oleh -572 Dilihat
img 20240223 wa0012

SUKABUMI, Revolusinews.com  –  Institut Agama Islam Sukabumi (IAIS) menyelenggarakan Sidang Terbuka Wisuda Perdana bagi Sarjana-sarjana Tahun Akademik (TA) 2024.

Sebanyak 114 sarjana dari berbagai program studi telah di wisuda di Gedung Pondok Pesantren Terpadu Yaspida Jl. Parungseah No. 43 KM 4 Desa. Cipetir Kec. Kadudampit Kab. Sukabumi Kamis, (22/02/2024).

img 20240223 wa0011

Prof Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag. Rektor IAIS saat di temui media ini seusai acara mengatakan, wisuda hari ini untuk angkatan pertama dan angkatan kedua, wisuda ini sempat tertunda karena kita ingin target kita seluruh prodi terakreditasi.

Tapi Alhamdulillah, semua prodi sudah terakreditasi karena seiring berjalannya waktu lembaga ini semakin kuat dan kita sudah ditopang batas minimal dosen setiap prodi, ada sebanyak 8 program studi sudah terpenuhi sekarang. setiap prodi dikali 6 orang jadi sebanyak 48 orang.

“Dengan adanya wisuda ini adalah salah satu ciri bahwa perguruan tinggi itu bisa berhasil kalau bisa mewisuda, yang tak kalah penting masyarakat harus paham berapa pentingnya lembaga pendidikan untuk mengantarkan mereka ke jenjang yang lebih baik lagi. Mereka yang wisuda hari ini dengan nilai yang bagus diharapkan bisa ikut lagi di program berikutnya, karena ini sebagai tahap awal saja. 

Selanjutnya bagi anak didik disini baik itu SMA, SMK dan Aliyah di harapkan bisa memberikan motivasi mereka untuk terus melanjutkan studi disini maupun diluar,” ungkap Rektor Zainal 

Dan tadi kita juga mengumumkan bahwa dosen-dosen kita di sini tidak status kuo di S2 tapi mereka juga sudah banyak sekarang yang melangkah ke S3 bahkan ada yang proses penelitian. 

Rektor pun memberikan pesan bahwa gelar sarjana yang dimiliki oleh para wisudawan tak hanya sebagai titel. Namun juga dapat konsisten diikuti oleh perilaku kesarjanaan.

“Selain itu, Rektor juga berharap kepada seluruh wisudawan diharapkan dapat berperan, bukan hanya sebagai agent of knowledge. Namun juga perlu mengembangkan kesarjanaan untuk membentuk integrasi dan konsistensi yang baik dalam perilaku kesarjanaan,” imbuhnya.