JAKARTA, Revolusinews.com – Menjelang penyelenggaraan kongres, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendorong agar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) segera kembali bersatu.
Hal tersebut disampaikan melalui Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Shandi Nugroho usai menerima jajaran panitia Kongres PWI di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/7/2025).
“Pak Kapolri selalu menanyakan kapan PWI akan kembali bersatu. Ini menunjukkan kepedulian beliau terhadap eksistensi dan soliditas PWI,” ungkap Shandi Nugroho.
Shandi Nugroho menekankan bahwa Polri memandang PWI sebagai mitra strategis dalam menjaga iklim demokrasi dan kebebasan pers.
Kapolri bahkan menugaskan perwakilan untuk hadir dalam dua lokasi peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang sebelumnya diselenggarakan secara terpisah di Pekanbaru dan Banjarmasin.
“Semua teman, yang di sana teman, di sini juga teman,” katanya, merujuk pada upaya menyatukan kembali internal PWI.
Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo Digital), Nezar Patria menyatakan kongres ini merupakan momentum strategis untuk rekonsiliasi dan pembaruan organisasi.
“Dengan tema “Bangkit dan Bersatu” kongres ditargetkan menyediakan landasan bagi organisasi untuk menjadi lebih inklusif, profesional, dan responsif terhadap tantangan disinformasi dan transformasi digital,” kata Nezar Patria.
Atal S. Depari, Wakil Ketua SC menambahkan, kongres harus membawa PWI ke babak baru soliditas.
“PWI ke depan harus tampil lebih utuh, kuat, dan bermartabat sebagai pilar keempat demokrasi Indonesia,” ucap Atal S. Depari.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Totok Suryanto dihadiri jajaran Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Kongres PWI, termasuk Ketua SC Zulkifli Gani Ottoh, Ketua OC Marthen Selamet Susanto, WK OC Raja Parlindungan Pane, serta Totok Suryanto, Tb Adhi, Musrifah, dan Herwan Pebriansyah.
Kongres dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Agustus 2025 di Jakarta. Panitia sudah melakukan rangkaian audiensi kepada sejumlah lembaga negara di antaranya Kemenkumham, TNI, dan Kominfo.
Pemulihan persatuan internal PWI menjelang kongres diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pers, sekaligus memperkokoh perannya sebagai pilar demokrasi.
Dengan dukungan Polri dan legitimasi dari berbagai lembaga, kongres ini menjadi peluang penting untuk memperkuat Persatuan Wartawan Indonesia.











