Jumlah Hewan Kurban Tingkat Kecamatan Cisaga Tahun 1447 H Meningkat

oleh -164 Dilihat
oleh
img 20260602 wa0054

CIAMIS, Revolusinews.com – Berdasarkan data dan laporan yang dihimpun dari 11 desa se-Kecamatan Cisaga, jumlah hewan kurban untuk perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi mencapai angka yang cukup tinggi. Hal tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran beragama dan kepedulian sosial masyarakat di wilayah Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisaga Drs H Tatang Kohara dan tim pendataan secara keseluruhan tahun ini tercatat ada  331 ekor hewan kurban terdiri dari 124 ekor sapi dan  207 ekor kambing/domba yang tersebar di 11 desa wilayah Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah kurban tahun ini tercatat meningkat lebih banyak dari  tahun 2025 lalu, jumlah ini menunjukkan bahwa semangat beribadah dan nilai kebersamaan dalam berbagi rezeki terus tumbuh di tengah masyarakat.

Ditinjau per wilayah desa, Desa Mekarmukti menjadi wilayah dengan jumlah hewan kurban terbanyak, yakni mencapai 67 ekor, yakni 31 ekor sapi dan 36 ekor Kambing, disusul Desa Cisaga sebanyak  45 ekor, terdiri 24 ekor sapi dan 21 ekor kambing, dan ke 3 Desa Karyamulya sebanyak 42 ekor terdiri 14 ekor sapi dan 28 ekor kambing.

Sementara itu, desa dengan jumlah terendah tetap menunjukkan partisipasi yang baik dan konsisten dalam pelaksanaan ibadah tahunan ini” ucap Kepala KUA Kecamatan Cisaga Tatang, Senin (01/06)

Camat Cisaga Osep Hernandi S Sos.,S Kep.,M Kes menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme masyarakat Kecamatan Cisaga serta kerja keras para panitia di setiap wilayah.

Menurutnya, data ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata bahwa nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama masih sangat kuat tertanam di hati warga kecamatan ini.

“Setiap tahun kita melihat peningkatan atau konsistensi yang baik. Ini menunjukkan masyarakat semakin memahami makna kurban, bukan hanya ibadah pribadi, tapi sarana mempererat persaudaraan dan membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Camat Osep dalam keterangan pers, Senin (01/06/2026).

Seluruh hewan kurban tersebut  disembelih sesuai syariat Islam, kemudian dagingnya dibagikan secara merata kepada kaum dhuafa, fakir miskin, janda, yatim, dan warga yang berhak menerima, agar kebahagiaan dan berkah Idul Adha dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat .

Pemerintah kecamatan Cisaga juga memastikan seluruh proses penyembelihan, pengolahan, hingga pembagian dilakukan dengan tertib, higienis, dan sesuai ketentuan yang berlaku, bekerja sama dengan petugas kesehatan dan pengawas syariat setempat .

“Data lengkap dan rincian per desa akan diserahkan ke tingkat kabupaten sebagai bahan laporan dan pendataan wilayah secara keseluruhan,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.