PEMALANG, Revolusinews.com — Setelah ramai diberitakan terkait dugaan proyek mangkrak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pemalang memberikan klarifikasi. Pihak dinas menegaskan bahwa rehabilitasi Gedung TK Handayani 4 di Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan, tidak mangkrak, melainkan masih dalam proses pekerjaan.
Klarifikasi disampaikan oleh Bambang, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sarpras) Dindikbud Pemalang, saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (27/10/2025) di ruang kerjanya. Ia membantah keras kabar yang menyebut proyek tersebut terbengkalai, dan menegaskan bahwa pekerjaan masih berjalan sesuai tahapan.
“Tidak benar kalau dibilang mangkrak. Proyek itu sedang berproses, khususnya untuk pergantian atap. Bahan gentengnya harus pesan secara inden, jadi memang ada waktu tunggu,” jelas Bambang kepada media.
Hal ini menimbulkan tanda tanya besar, mengapa genteng yang telah terpasang mesti diganti? Apakah ada kelengahan dalam proses pengawasan dinas terhadap material yang digunakan?

Bambang menjelaskan, proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Dewi Surya, milik Ibu Cici yang beralamat di Comal. Ia memastikan pihak penggarap masih bekerja di lapangan dan belum dapat dikatakan mangkrak. Menurutnya, semua kegiatan pembangunan berjalan sesuai prosedur dan tahapan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan dokumen resmi, Surat Perintah Kerja (SPK) dengan Nomor Kontrak 000.3.2/161.6/PPK/2025 diterbitkan pada 11 Agustus 2025, dengan masa pelaksanaan 90 hari kerja. “Kalau dihitung, 90 hari itu baru berakhir sekitar 11 November 2025. Jadi masih dalam batas waktu pelaksanaan, belum kena pinalti,” tegas Bambang.
Ia menambahkan, keterlambatan pemasangan genteng disebabkan oleh sistem pemesanan bahan yang membutuhkan waktu inden. Meski begitu, Bambang mengakui masih ada kelemahan dalam pengawasan sehingga sempat terjadi kelalaian terhadap logistik yang tidak sesuai spesifikasi, yaitu jenis genteng model metal.
Sebelumnya, proyek ini sempat menjadi sorotan karena kondisi atap bangunan di atas pintu utama masih bolong dan belum diperbaiki. Namun, pelaksana proyek masih menunggu kedatangan bahan pengganti sesuai spesifikasi baru. Dindikbud Pemalang berharap publik memahami bahwa proyek rehabilitasi TK Handayani 4 tetap berjalan sesuai kontrak dan akan diselesaikan tepat waktu dengan mutu yang sesuai ketentuan.






