PEMALANG, Revolusinews com – Kapolsek Petarukan bersama tim Basarnas melaksanakan asesmen TKP cek lokasi hilangnya Arya Dzaki Pamungkas (3) putra ketiga dari pasangan Agung dan Endang di lokasi titik awal hilang sekitar rumah keluarga korban Dusun Randusari RT 05 RW 004 dan pinggiran kali jamuran pada Jumat (01/12/2023) sekira pukul 17:23 WIB.
Dari informasi yang dihimpun, pasangan Agung dan Endang banyak yang menyebutkan keluarga harmonis berprofesi sebagai pengajar/guru di satuan lembaga pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) warga Desa Kalirandu, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Kapolsek Petarukan, Iptu Zaenudin mengatakan, pihaknya menerima laporan bocah hilang kemarin pada hari Kamis pagi taggal 30 November 2023 sekitar puku 08:30 WIB.
“Setelah kami menerima laporan bocah hilang kami langsung cek TKP meminta keterangan dari saksi, kemudian berupaya mencari titik awal di sekitar rumah hingga menyisir sungai dekat rumah korban,” kata Iptu Zaenudin.
Sementara dari tim Basarnas ketika ditemui media ini menjelaskan bahwa Tim Basarnas tiba di lokasi TKP pukul 14:00 WIB dalam rangka mencoba asesmen TKP cek lokasi guna melakukan pencarian dari awal terhadap hilangnya korban (Arya Dzaki Pamungkas) yang sebelumnya dilaporkan hilang.
“Dari hasil laporan menginformasikan, bahwa pagi itu si anak tersebut sedang bersama neneknya di rumah dalam posisi tidur. Nah, pada saat neneknya keluar rumah buang sampah, perkiraan kami anak ini kaget saat terbangun tidak ada orang hingga lari mencari neneknya sampai belakang rumah, dan kemungkinan lain menyusul sampai kesungain tempat buang sampah, akan tetapi entah kenapa tidak bertemu nenek tersebut, sampai beberapa jam hingga dinyatakan hilang,” terang Andika.
Hari ini hingga petang tadi di lokasi asesmen Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim Basarnas, Iptu Zaenudin menyampaikan rencana pencarian selanjutnya dan memerintahkan petang ini stop pergerakan pencarian dihentikan sementara. Selanjutnya menyusun pencarian anak hilang ini besok pagi dimulai pukul 08:00 WIB sampai ketemu.
Namun sungguh di luar dugaan, ternyata malam ini pada saat stop dan siaga di lokasi sekitar rumah korban, sejak petang pukul 17:30 WIB, hanya waktu selang 6 jam sekira pukul pukul 23:25 WIB akhirnya jazad bocah malang ini pada Jumat malam Sabtu ditemukan oleh warga, di bawah jembatan sungai yang tidak jauh dari rumahnya.
Malam ini warga pun gempar membanjiri halaman rumah Agung dan Endang, banyak ucapan duka Innalilahi Wainailaihi Rojiun disampaikan kepada keluarga korban. Apa lagi setelah mengetahui ditemukannya Dzaki Pamungkas dalam keadaan meninggal dunia tangisan semakin semakin histeris, haru linangan air mata tak terbendung.












