Ketua Badak Banten Panggarangan Angkat Bicara Soal Pembangunan Drainase Ruas Jalan Cimandiri Laut – Cibarengkok yang Ambruk

oleh -786 Dilihat

LEBAK,RevolusiNews.com – Diduga karena pengerjaan dilakukan secara asal – asalan, pembangunan saluran air pada ruas jalan Cimandiri Laut – Cibarengkok yang saat ini sedang dilaksanakan ambruk tergerus limpahan air hujan, Minggu (07/5/2023).

Drainase yang ambruk ini terpatnya di Kampung Cimandiri, Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Ketua DPC Ormas Badak Banten Panggarangan, Asep Pahrudin menuturkan bahwa ambruknya drainase ini, diduga akibat dalam proses pemasangan batu belah tidak memenuhi kaidah teknis kontruksi yang baik dan benar.

Sejak awal terang Asep, dirinya melihat bahwa proses pemasangan batu belah pada saluran drainase ini banyak pasangan yang kosong, dimana adukan semenya tidak merata pada setiap pasangan batu.

Bahkan terang Asep, dibeberapa titik ia menemukan ada pasangan batu yang hanya diisi dan ditimbun dengan tanah.

“Maka wajar kalau ketika hari ini turun hujan dan air hujan masuk ke saluran air, maka pasangan batunya ambruk,” kata Asep.

Asep juga menyayangkan kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lebak, yang lemah dalam melakukan pengawasan lapangan.

“Kepanjang tanganan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak kan Konsultan Pengawas, meskinya mereka melakukan pengawasan pengerjaan. Tapi nyatanya mereka tidak menjalankan tugasnya dengan benar,” ujar Asep.

Asep mendesak, agar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak untuk turun ke lapangan, meninjau secara langsung proses pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor.

“Ini kan anggaran dari ABPD Lebak. Uang rakyat. Hasrusnya Dinas PUPR Lebak dan pihak kontraktor bisa amanah dalam pengerjaannya,” tegas Asep.

Hingga berita pemberitaan ini, wartawan RNews.com masih berusaha mendapatkan konfirmasi dan penjelasan dari Dinas PUPR Kabupaten Lebak.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.