Mahasiswa Unpam Serang Melaksanakan PKM Bertajuk Pengenalan Topologi Fiber To The Home Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Jaringan Fiber Optik di SMK Banten Jaya

oleh -128 Dilihat
oleh
img 20251229 201801
Tim pelaksanaan PKM terdiri dari dosen pembimbing Agus Suhendi, S.Kom., M.Kom, didampingi Mahasiswa yakni Arya Assyura Rinaldi, Ahmad Abdurrozaq, Bahren Diya’ul Arif, Muhamad Fajri, Nurul Iman, dan Syahrul Ramadhan. (Dok. Revolusi News)

Oleh : Mahasiswa Studi Sistem Komputer Unpam Serang
Ketua Pelaksana: Arya Assyura Rinaldi
Anggota: Ahmad Abdurrozaq
Anggota: Bahren Diya’ul Arif
Anggota: Muhamad Fajri
Anggota: Nurul Iman
Anggota: Syahrul Ramadhan
Dosen Pembimbing: Agus Suhendi, S.Kom., M.Kom

SERANGRevolusiNews.com – Tim PKM Mahasiswa Sistem Komputer Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Kota Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Implementasi Pengenalan Topologi Fiber To The Home di SMK Banten Jaya, Warung Pojok, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten pada 9 Oktober 2025.

Kegiatan PKM tersebut sebagai Upaya Peningkatan Literasi Jaringan Fiber Optik sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di era transformasi digital yang diikuti oleh sekitar 27 siswa-siswi SMK Banten Jaya yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara yang dibimbing langsung oleh Agus Suhendi, S.Kom., M.Kom, selaku dosen pembimbing, dan didukung oleh tim mahasiswa yakni Arya Assyura Rinaldi, Ahmad Abdurrozaq, Bahren Diya’ul Arif, Muhamad Fajri, Nurul Iman, dan Syahrul Ramadhan.

img 20251229 201857
Penyerahan plakat dari Dosen Unpam Serang kepada pihak sekolah.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kebutuhan akan infrastruktur jaringan internet berkecepatan tinggi menjadi faktor krusial dalam menunjang mutu pendidikan, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berorientasi pada kesiapan kerja. Salah satu teknologi yang kini menjadi standar industri telekomunikasi adalah Fiber To The Home (FTTH) yaitu jaringan berbasis serat optik yang mampu menyediakan koneksi internet dengan kecepatan tinggi dan stabil.

Namun demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua institusi pendidikan memiliki pemahaman dan akses yang memadai terhadap teknologi jaringan modern tersebut. SMK Banten Jaya, khususnya pada jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), masih menghadapi keterbatasan dalam pengenalan konsep dan implementasi teknologi FTTH. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kesenjangan antara kompetensi lulusan SMK dengan kebutuhan industri telekomunikasi yang terus berkembang.

Analisis Permasalahan Literasi Teknologi Jaringan

Berdasarkan hasil observasi dan koordinasi dengan pihak sekolah, pembelajaran jaringan komputer di SMK Banten Jaya diketahui masih didominasi oleh teknologi konvensional, seperti jaringan berbasis kabel tembaga. Sementara itu, pemahaman mengenai arsitektur jaringan FTTH, topologi distribusi fiber optik, serta fungsi perangkat utama seperti Optical Line Terminal (OLT), Optical Distribution Frame (ODF), dan Optical Network Unit (ONU) masih tergolong rendah.

Minimnya pemahaman tersebut tidak hanya berdampak pada kualitas pembelajaran, tetapi juga pada kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja. Saat ini, industri telekomunikasi membutuhkan tenaga kerja yang memiliki pemahaman sistem jaringan berbasis fiber optik, baik dari sisi teori maupun praktik dasar. Tanpa adanya intervensi edukatif yang tepat, lulusan SMK berisiko tertinggal dari perkembangan teknologi yang ada.

Program PKM sebagai Solusi Edukatif

Menjawab permasalahan tersebut, tim mahasiswa Program Studi Sistem Komputer S1 Universitas Pamulang Kampus Kota Serang merancang dan melaksanakan kegiatan PKM sebagai program edukasi berbasis teori dan praktik sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi jaringan fiber optik bagi siswa dan guru di SMK Banten Jaya.

Ketua pelaksana kegiatan, Arya Assyura Rinaldi menyampaikan bahwa kegiatan ini diangkat untuk menjawab tantangan dunia pendidikan kejuruan di tengah pesatnya perkembangan teknologi jaringan dan kebutuhan industri telekomunikasi.

“Perkembangan teknologi jaringan berbasis fiber optik saat ini sangat cepat, namun belum seluruh siswa SMK mendapatkan pemahaman yang memadai mengenai konsep dan implementasi Fiber To The Home (FTTH). Melalui kegiatan PKM ini, kami ingin membantu siswa memahami dasar-dasar teknologi FTTH, topologi jaringan fiber optik, serta fungsi perangkat utamanya agar mereka lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan PKM ini meliputi:
– Konsep dasar dan keunggulan teknologi FTTH
– Pengenalan topologi jaringan fiber optik
– Fungsi dan peran perangkat FTTH seperti OLT, ODF, ODP, dan ONU serta penggunaan alat ukur sinyal optik seperti Optical Power Meter hingga perangkat Patch Cord
– Demonstrasi simulasi instalasi dan pengukuran sinyal optik
– Pendekatan pembelajaran dilakukan secara interaktif dan partisipatif, disertai dengan pelaksanaan pre-test dan post-test guna mengukur efektivitas kegiatan yang dilaksanakan.

img 20251229 202006
Siswa-siswi SMK Banten Jaya antusias mengikuti kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Unpam Serang.

Hasil dan Dampak Kegiatan

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada peserta. Pada tahap pre-test, rata-rata pemahaman siswa berada pada kisaran 10-25%, sementara setelah pelatihan (post-test) tingkat pemahaman meningkat hingga lebih dari 60%.

Beberapa indikator peningkatan yang menonjol antara lain:
– Pemahaman istilah FTTH meningkat hingga 100%
– Pemahaman keunggulan FTTH meningkat dari 45,5% menjadi 81,8%
– Pemahaman fungsi perangkat jaringan utama mengalami peningkatan secara konsisten

Data tersebut membuktikan bahwa metode pembelajaran yang mengombinasikan teori, visualisasi, dan simulasi praktik efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep jaringan fiber optik.

Implikasi bagi Pendidikan Kejuruan

Dari sudut pandang analisis pendidikan, kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan literasi teknologi berbasis kebutuhan industri merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK. Pengenalan teknologi FTTH tidak hanya menambah wawasan teknis siswa, tetapi juga membuka perspektif mengenai peluang karier di sektor telekomunikasi berbasis fiber optik.

Lebih lanjut, kegiatan PKM ini berpotensi menjadi pemicu pengembangan kurikulum yang lebih adaptif, khususnya pada jurusan TKJ, agar selaras dengan perkembangan teknologi jaringan masa kini. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan juga terbukti efektif dalam mempercepat transfer pengetahuan dan keterampilan aplikatif.

img 20251229 201931
Dokumentasi Mahasiswa Unpam Serang dan siswa-siswi dari SMK Banten Jaya Serang

Secara keseluruhan, implementasi pengenalan topologi Fiber To The Home di SMK Banten Jaya menjadi langkah nyata dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap teknologi jaringan modern, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjalankan fungsi pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat diperluas cakupannya dan dilaksanakan secara berkesinambungan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, baik oleh institusi pendidikan maupun masyarakat secara umum. Melalui kegiatan ini, Mahasiswa Unpam Serang berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa SMK dalam menghadapi perkembangan teknologi jaringan berbasis fiber optik, sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol penguatan kerja sama antara Universitas Pamulang Kampus Serang dan SMK Banten Jaya.

No More Posts Available.

No more pages to load.