Ny.Ira Tanti: Stop Seremonial, Hapus Budaya ‘Oleh-oleh’!

oleh -349 Dilihat
img 20260114 wa0155

Cilacap – Revolusinews.com Bupati Cilacap, Dr. Syamsul Auliya Rachman, S.STP., M.Si, menghadiri acara Pelantikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan sekaligus Pengantar Tugas Camat se-Kabupaten Cilacap. Namun, sorotan utama dalam acara tersebut tertuju pada instruksi tegas terkait perubahan budaya organisasi yang dinilai terlalu seremonial. Acara berlangsung di Pendopo Wijayakusuma Sakti, Kabupaten Cilacap, pada Selasa (13/1/2026).

Ketua TP PKK Kabupaten Cilacap, Ny. Ira Tanti Syamsul Auliya Rachman, mewanti-wanti para pengurus kecamatan yang baru dilantik untuk meninggalkan kebiasaan lama. Ia meminta agar pola penyambutan kunjungan kerja diubah total menjadi lebih sederhana, termasuk meniadakan tradisi pemberian buah tangan atau “oleh-oleh” yang membebani.

”Kami harapkan pelaksanaannya secara sederhana saja. Bukan sambutan yang meriah, bukan oleh-oleh yang banyak. Tapi yang kami harapkan program kami bisa langsung sampai ke masyarakat,” tegas Ira Tanti.

Ira menegaskan, efektivitas program jauh lebih penting ketimbang kemeriahan acara penyambutan. Ia mengungkapkan bahwa tahun ini organisasi menghadapi tantangan efisiensi anggaran, sehingga setiap kegiatan harus tepat sasaran dan tidak boros.

”Ibu-ibu yang terpilih adalah ibu-ibu hebat. Harus cepat menyesuaikan diri. Di tengah keterbatasan, kita dituntut kreatif dan inovatif,” tambahnya.

Merespons keterbatasan anggaran tersebut, Ny. Ira Tanti juga menyampaikan permohonan khusus secara terbuka kepada para Camat selaku Ketua Pembina PKK Kecamatan. Ia meminta para Camat memberikan dukungan sumber daya penuh kepada istrinya agar roda organisasi tetap berjalan maksimal.

”Harapan kami Mas Bupati memberikan arahan kepada para Pembina (Camat) agar effort-nya maksimal dalam membantu kegiatan PKK,” pinta Ira.

Senada dengan sang istri, Bupati Syamsul Auliya Rachman menekankan posisi strategis TP PKK sebagai mitra pemerintah. Ia meminta Ketua TP PKK Kecamatan menjadi motor penggerak yang aktif mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara nyata, bukan sekadar pendamping suami.

”Saya berharap terbangun sinergi yang kuat antara TP PKK dan pemerintah kecamatan, sehingga program pembangunan khususnya yang menyentuh kebutuhan keluarga dapat berjalan lebih efektif,” ujar Syamsul.

Menutup arahannya, Bupati Syamsul mengingatkan para Camat yang menempati wilayah baru untuk segera beradaptasi. Ia menginstruksikan para pejabat kewilayahan tersebut untuk menjadi pemimpin yang hadir dan responsif, serta mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan di wilayah kecamatan.

Seperti diketahui , adapun yang dilantik sebanyak 21 ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, serta reorganisasi pergantian antar waktu pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap masa bhakti 2026-2030 sesuai dengan surat Tugas Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap Nomor 007/S.T/PKK.Kab/1/2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.