Pasca Kebakaran di Jelambar, Polsek Tanjung Duren Lakukan Kerja Bakti Massal

oleh -992 Dilihat
oleh
img 20240104 wa0017 11zon 11zon

JAKARTA, Revolusinews.com – Pasca terjadinya kebakaran yang merusak 10 rumah, Polsek Tanjung bersama 3 pilar dan masyarakat mengadakan kerja bakti massal di lokasi kejadian kebakaran yang melanda Gg. Sejahtera III Jelambar Utama IV RT 06/RW 08 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Kamis (4/1/2024).

Polsek Tanjung Duren yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono, bersama dengan unsur 3 pilar (TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan) serta melibatkan elemen masyarakat, mengambil inisiatif untuk membantu warga yang terdampak.

Sebuah aksi nyata yang memperlihatkan kepedulian dan kebersamaan untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti di lokasi pasca kebakaran

Terlihat dari pantauan di lokasi puluhan aparat dan warga bergotong-royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran, membersihkan lingkungan, dan mendirikan tenda-tenda sementara untuk mereka yang kehilangan tempat tinggal.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Muharram Wibisono mengatakan, kehadiran Polsek Tanjung Duren bersama dengan 3 Pilar dan juga elemen masyarakat untuk membantu dan peduli terhadap sesama terlebih bagi warga yang sedang tertimpa musibah

Selain itu, tim medis juga disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang mungkin mengalami tekanan psikologis atau masalah kesehatan lainnya akibat musibah ini.

“Kami juga akan memberikan bantuan kepada warga yang kehilangan surat berharga dengan membantu membuatkan surat laporan kehilangan di tempat, dan pelayanan Dukcapil,” ucap Muharram Wibisono saat dikonfirmasi di lokasi, Kamis (4/1/2024).

Pada akhir kegiatan, Kapolsek Tanjung Duren menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan kerja bakti massal ini.

Ia menekankan pentingnya solidaritas dan gotong-royong sebagai pondasi kuat dalam menghadapi musibah. Semua pihak diharapkan terus bersatu dan mendukung proses pemulihan kehidupan warga yang terdampak.

“Melalui kegiatan ini, bukan hanya puing-puing fisik yang berhasil dibersihkan, tetapi juga tumbuhnya semangat kebersamaan yang lebih kuat di antara masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah. Sebuah contoh nyata bahwa di tengah cobaan, kebersamaan adalah kunci untuk bangkit dan membangun kembali,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.