Pelaku UMKM Pondok Aren Tangsel Ikuti Pelatihan Digital Marketing

oleh -409 Dilihat
oleh
img 20241031 wa0014

TANGERANG SELATAN, Revolusinews.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangerang Selatan mengadakan pelatihan digital marketing yang diikuti pelaku UMKM se Kecamatan Pondok Aren bertempat di Aula Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (30/10/2024).

Kegiatan ini dipandu secara apik dan penuh keceriaan oleh MC Febri yang dihadiri Kabid Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangerang Selatan H. Saidun, SE M.Si, Wakil Ketua Dekranasda Kecamatan Pondok Aren, Amdiyah, S.Pdi berserta jajarannya

Wakil Dekranasda Amdiyah, S.Pdi mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian pelatihan yang sebelumnya public speaking dan hari ini dilanjutkan digital marketing.

“Manfaatkan ilmu ilmu ini semaksimal mungkin, terapkan ilmu tersebut dalam melakukan usaha, kami berharap para pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Pondok Aren produknya lebih meningkat, terus maju berkembang dan lebih meluas lagi jangkauannya,” kata Amdiyah.

Sementara itu, Kabid Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangsel, H. Saidun, SE.M.Si menyampaikan apabila pelaku usaha Kecamatan Pondok Aren ada jenis pelatihan yang belum pernah dilakukan atau yang dibutuhkan tentunya yang  bermanfaat dapat direncanakan dan  diajukan akan dibantu untuk pembiayaannya, tempatnya tidak harus di Kantor Kecamatan bisa juga di Kantor Kelurahan.

“Pelatihan public speaking dan digital marketing sampai di rumah harus dipraktekan agar produk kita bisa naik kelas dan tepat sasaran. Jangan lupa untuk persyaratannya juga harus dipenuhi seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal juga HAKI, semua bisa diurus dengan gratis,” ucap Saidun

“Harapan kami apa yang dilakukan Dekranasda betul betul bermanfaat bagi pelaku usaha, jangan hanya sebagai seremonial dan menggugurkan kewajiban,” harap Saidun

Selanjutnya Ligia Riski, narasumber lulusan Unpad Bandung, sebagai Freelancer Digital Marketing  berbagai produk, memaparkan dengan detail  pentingnya media digital marketing  agar produk kita memiliki jangkauan yang luas, peluang penjualan lebih besar, terukur, tepat sasaran, interaksi dan hemat melalui strategi konten dan aplikasi yang tepat.

Disampaikan juga bahwa Instragram dan tiktok bukanlah untuk meningkatkan penjualan namun untuk promosi pengenalan produk, untuk peningkatan penjualan melalui on line delivery ataupun shopee.

Dalam sesi tanya jawab, Bowo salah satu peserta dari Kelurahan Pondok Kacang Timur, yang memiliki kegiatan hidroponik Bygan Farm  (pelatihan  dan penjualan) serta kegiatan Main & Mind Sensory Class menanyakan apakah dalam strategi konten kedua produk atau kegiatan tersebut dapat digabung.

Ligia Riski menjelaskan sebaiknya dalam instragram dan tiktok awalnya dipisah, setelah beberapa kali tayang bisa digabung dengan redaksi yang related antara hidroponik dan main & Mind.

Acara ditutup dengan foto bersama dan pemberian cindera mata dari Dekranasda.

No More Posts Available.

No more pages to load.