INDRAMAYU, Revolusinews.com – Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Kedokan bunder wetan, Kecamatan Kedokan bunder, Kabupaten Indramayu yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah desa bersumber dari Dana Desa (DD) tahap 1 tahun 2024 yang dikerjakan oleh TPK secara rinci belum diketahui berapa volume panjang dan berapa besar nilai proyek sehingga diduga asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi.
Pasalnya selain galian pondasi yang dinilai kurang maksimal karena terlihat sangat dangkal dan kurang lebar kemudian tidak pula dipasangi rucuk sebagai penguat tembok pada titik-titik tertentu agar bangunan tidak mudah ambruk.
Saat Revolusinews.com menelisik ke lokasi proyek pembangunan TPT Jumat (9/08/2024) tidak ada seorang pun yang sedang bekerja. Namun salah seorang warga Kedokan bunder wetan yang sedang melintas inisial WR mengatakan heran tidak ada papan proyek dan terkesan amburadul.
“Saya juga heran proyek pembangunan sumber dana dari pemerintah kok seperti ini tidak terpasang papan nama proyek. Amburadul kurang benar kayanya asal jadi, lihat bikin galian pondasinya aja dangkal kurang dalam dan kurang lebar mana nggak pake rucuk seperti yang kurang modal saja. Nggak tahu yang kerjanya juga pada kemana,” katanya.
Sementara itu RN salah satu pemerhati pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari dana desa mengatakan, jika benar dalam pelaksanaan pembuatan TPT asal jadi maka pihak Inspektorat kabupaten diminta turun ke Desa Kedokan bunder wetan.
“Pihak inspektorat kabupaten agar segera melakukan audit khusus apa bila terdapat kekurangan volume atau mutunya tidak sesuai spek agar diberi sanksi menjadi efek jera,” tuturnya.
Kemudian Revolusinews.com mendatangi Kantor Kuwu Desa Kedokan bunder wetan, Kecamatan Kedokanbunder guna mengkonfirmasi terkait progres pembangunan proyek TPT tersebut.
Namun Kepala Desa kedokan bunder wetan tidak ada di tempat, “Sedang keluar,” kata salah seorang Aparat Desa yang berada di kantor desa sehingga berita ini ditayangkan.









