Pembukaan Festival Film Papua ke-VI di Kota Jayapura

oleh -677 Dilihat
20230808 002036

PAPUA, Revolusinews.com – Pembukaan Festival Film Papua 2023 Ke-VI dilaksanakan pada 07 – 09 Agustus 2023 di Gedung St. Nicholaus Duta Damai Padang Bulan Kota Jayapura.

Generasi Muda Papua yang juga merupakan bagian dari masyarakat adat di Tanah Papua, menentukan sikapnya dengan caranya mempertahankan warisan tradisi di tengah perkembangan zaman ini, salah satu usaha yang dilakukan adalah membangun kesadaran kolektif kaum muda mengerti akan jati dirinya untuk menjawab pergumulan ini.

Di kesempatan tersebut, Irene Fatagur selaku Ketua Panitia Festival Film Papua ke-VI memaparkan bahwa,” Perkumpulan Papuan Voices (PV) melaksanakan Festival Film Papua (FFP). Moment FFP yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2017 ini menjadi salah satu wadah bagi kaum muda Papua untuk melihat dirinya, menggali dan memperkuat identitasnya. Pada tahun 2023, PV akan menggelar FFP ke-VI dengan tema ‘Dari Kampung Kitong Cerita.’

” Pihak PV menilai bahwa di kampung-kampung banyak kisah menarik. Kisah masyarakat adat Papua menghadapi perkembangan zaman, derasnya investasi, krisis identitas. Selain itu, berawal dari kampunglah, banyak nilai dan kearifan lokal yang dapat menjadi bekal untuk menjelajahi perkembangan dunia saat ini,” ujar Irene Fatagur

Pada tahun 2023 ini, FFP ke VI dilaksanakan agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pihak PV tidak melaksanakan ajang kompetisi film documenter bagi para sineas muda di Tanah Papua. Papuan Voices menyadari bahwa penguatan kapasitas untuk anggotanya dan sineas muda Papua perlu ditingkatkan. Pada pergelaran FFP ke VI, PV lebih fokus pada kegiatan workshop film documenter, nonton dan diskusi film documenter sebagai wadah untuk meningkatkan kesadaran dan kepercayaan terhadap identitas. Rangkaian kegiatan FFP ke VI akan dilaksanakan pada 07 – 09 Agustus 2023 di Gedung St. Nicholaus Duta Damai Padang Bulan Kota Jayapura.

Dalam kegiatan festival ada berbagai rangkaian kegiatan, pada pagi hari di awali dengan Workshop Media, Pameran Karya oleh mitra Papuan Voices, Nonton dan Diskusi Film.

Ketua Umum Papuan Voice, Harun Rumbarar dalam sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa, ” Papuan Voices adalah komunitas film dokumenter yang terbentuk pada tahun 2011. Komunitas ini berubah menjadi perkumpulan dan sah secara legal dalam akta notaris pada tanggal 21 Mei 2016. Papuan Voices menjadi ruang mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda Papua, dalam menggunakan media audio-visual.

Papuan Voices meyakini bahwa dengan memberikan ruang kreatif bagi orang muda, maka akan muncul kemampuan berkreasi dan semangat bekerja untuk mengembangkan keahlian yang dimiliki, mandiri, dan memiliki komitmen besar untuk terlibat aktif dalam proses-proses pembangunan di Tanah Papua.

Saat ini Papuan Voices ada di wilayah Jayapura, Keerom, Merauke, Byak, Wamena dan Sorong. Tahun 2023 ada tambahan dua wilayah, yaitu Nabire dan Supiori. Kami berharap penggerak Papuan Voices akan muncul di wilayah lainnya.

Festival Film Papua (FFP) telah menjadi agenda tahunan Papuan Voices sejak 2017.

FFP diharapkan dapat menjadi ruang untuk menampilkan karya-karya orang muda Papua. Tak berlebihan jika kami bercita-cita, melalui FFP, cerita-cerita tentang Tanah Papua terdengar hingga penonton yang lebih luas. Pada tahun 2023, Papuan Voices menyelenggarakan FFP yang keenam. Panitia FFP VI menetapkan tema “Dari Kampung Kitong Cerita” untuk mempertegas semangat Papuan Voices meneruskan suara-suara dari kampung-kampung di Tanah Papua.

Selama ini, sumber utama cerita dalam karya kami berasal dari lingkungan terdekat, yakni rumah dan kampung. Semoga film-film yang diputar dalam Festival Film Papua oleh Papuan Voices ini bisa menjadi bahan renungan bagi siapapun yang hadir dalam ruang nonton kami,” ujar Harun Rumbarar

No More Posts Available.

No more pages to load.