Pemkab Cilacap Pastikan Operasi SAR Longsor Cibeunying Berjalan Optimal

oleh -254 Dilihat
oleh
img 20251121 wa0050 11zon

CILACAP, Revolusinewa.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap bersama tim SAR gabungan terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat penemuan korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah hingga Selasa (18/11/2025).

Operasi pencarian memasuki hari keenam dan telah menemukan dua jenazah tambahan, sehingga total korban meninggal mencapai 18 orang.

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menegaskan bahwa seluruh upaya telah dikerahkan secara optimal. Dua korban terakhir yang ditemukan yakni Arum Purnamasari (4) dan Lilis Safitri (39) dievaluasi dari zona pencarian B-2 sebelum operasi dihentikan sementara karena hujan.

“Besok kami mulai lebih pagi, pukul 06.00, agar pencarian lima korban yang masih hilang bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Hal itu disampaikan Syamsul dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Tanggap Darurat Bencana Tanah Longsor hari keenam di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang, Selasa (18/11/2025).

Turut hadir Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf. Andi Azis, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Cilacap Kolonel Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi, Kapolresta Cilacap Kombes Pol. Budi Adhy Buono, Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, dan jajaran terkait lainnya.

Syamsul memastikan pencarian tetap berfokus pada tiga titik utama: A-1, B-1, dan B-2. Setiap lokasi masih diduga menyimpan keberadaan korban yang belum ditemukan. Apabila kondisi memungkinkan, operasi pada Rabu (19/11) bahkan akan diperpanjang hingga tengah malam. BNPB telah menyiapkan pencahayaan khusus untuk mendukung pencarian pada malam hari.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, menyampaikan bahwa tim lapangan tetap menggunakan lima metode pencarian, mulai dari drone, anjing pelacak K9, ekskavator, hingga peralatan ekstrikasi dan alkon.

“Semua metode akan digerakkan kembali besok untuk mempercepat penemuan korban,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.