JAKARTA BARAT, Revolusinews.com — Masih banyak masyarakat yang belum memahami sepenuhnya tentang penerapan sertifikat elektronik. Sebagian beranggapan bahwa sertifikat jenis ini rawan dipalsukan, terutama dengan maraknya kasus sertifikat ganda yang kerap dikaitkan dengan praktik mafia tanah.
Namun, anggapan tersebut dibantah oleh Erwin Sopyana salah satu pejabat pertanahan di Jakarta Barat. Ia menegaskan bahwa informasi mengenai mudahnya pemalsuan sertifikat elektronik adalah hoaks.
“Sertifikat elektronik justru lebih aman, karena sudah menggunakan sistem digital terintegrasi, terhindar dari risiko bencana alam, dan mempersempit ruang gerak mafia tanah,” jelas Erwin kepada awak media, Selasa (21/10/2025).
Keamanan Sertifikat Elektronik Didukung Barcode
Sertifikat elektronik kini dilengkapi dengan barcode unik yang dapat diverifikasi melalui aplikasi resmi Sentuh Tanahku milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
“Masyarakat bisa memindai barcode tersebut lewat aplikasi Sentuh Tanahku. Nanti akan muncul seluruh data tanah sesuai dengan informasi yang tercatat dalam sertifikat elektronik,” sambungnya.
Langkah Jika Data Tidak Muncul di Aplikasi
Erwin juga menjelaskan bahwa apabila data sertifikat belum muncul di aplikasi, bukan berarti sertifikat tersebut bermasalah. Kondisi itu biasanya terjadi karena data tanah belum dipetakan secara digital (plotting).
Pemilik sertifikat diminta untuk datang langsung ke Kantor Pertanahan setempat guna melakukan proses plotting agar data dapat dimasukkan ke sistem dan tampil di aplikasi.
Selain itu, masyarakat perlu memastikan bahwa Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka sudah terkonfirmasi di database pertanahan.
“Jika ingin melakukan pengecekan, bawalah sertifikat asli, bukan salinannya. Hal ini penting agar proses verifikasi berjalan akurat,” pungkas Erwin.
Dengan sistem digital yang semakin kuat dan terintegrasi, pemerintah berharap masyarakat lebih percaya diri untuk beralih ke sertifikat elektronik sebagai bagian dari transformasi layanan pertanahan nasional.











