Pengajian Akbar Pemuda Pancasila Pemalang: Santuni 100 Anak Yatim di Momen Maulid Nabi SAW”

oleh -266 Dilihat
img20250920143143 11zon
Pengajian Akbar dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Ketua MPC PP Kabupaten Pemalang, Aris Ismail, menyampaikan sambutan di tengah para hadirin. (20/9/2025). (Dok Rae Kusnanto)

PEMALANG – Suasana haru sekaligus penuh berkah mewarnai Pengajian Akbar Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Pemalang dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Acara yang digelar pada Sabtu (20/9/2025) di Kantor MPC Pemuda Pancasila Pemalang ini sukses menyedot perhatian ribuan kader hingga masyarakat sekitar.

Tak tanggung-tanggung, kegiatan religius tersebut juga dirangkai dengan aksi sosial berupa santunan kepada 100 anak yatim piatu dari berbagai desa di Pemalang. Momen ini makin menegaskan wajah baru Pemuda Pancasila yang tidak hanya identik dengan organisasi, tetapi juga hadir di tengah umat.

Pengajian menghadirkan KH. Ujang Sag dari Tegal sebagai penceramah utama. Suara lantang sang kiai mengalun penuh makna, membahas keteladanan Rasulullah SAW yang layak dijadikan pedoman hidup di era penuh tantangan saat ini.

img 20250920 wa0028

Ketua MPC Pemuda Pancasila Pemalang, Aris Ismail, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas dukungan seluruh pengurus, PAC, ranting, dan kader yang telah bahu-membahu menyukseskan acara tersebut. “Kebersamaan ini bukti nyata bahwa Pemuda Pancasila selalu hadir untuk umat dan bangsa,” tegasnya.

Aris juga mengulas kembali sejarah panjang Pemuda Pancasila yang sejak era perjuangan revolusi sudah ikut ambil bagian menjaga keutuhan NKRI. Menurutnya, semangat itu harus terus diwariskan kepada generasi sekarang agar tidak lekang oleh zaman.

“Dulu Pemuda Pancasila dikenal, bahkan sempat dibenci dan diburu oleh pengganggu bangsa. Tapi sejarah mencatat, kami tetap berdiri tegak membela negeri ini,” ucap Aris penuh semangat sebelum menyerahkan langsung santunan kepada anak-anak yatim.

Tak hanya kader dan simpatisan, acara ini juga dihadiri para tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka membuat suasana semakin khidmat sekaligus menunjukkan dukungan luas terhadap kiprah Pemuda Pancasila di Kabupaten Pemalang.

Pantauan di lokasi, wajah-wajah sumringah anak-anak yatim piatu seakan menjadi penutup manis acara. Santunan yang diberikan menjadi simbol kepedulian dan cinta kasih dalam memperingati kelahiran Rasulullah SAW. Doa bersama menutup rangkaian acara dengan harapan, hikmah Maulid Nabi mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan keimanan yang semakin kokoh.