TANGERANG, Revolusinews.com – Bentuk kepedulian dan ajang silaturahmi yang patut mendapat acungan jempol yaitu acara pisah sambut pengurus RT 010 Villa Bintaro Regensi (VBR) Kelurahan Pondok Kacang Timur Kecamatan Pondok Aren Tangerang Selatan (Tangsel) dimana pengurus RT lama bersama pengurus RT baru berkunjung ke rumah Ketua RW 012 untuk berpamitan sekaligus pengenalan pengurus baru yang dilakukan pada ba’da Isya hari Rabu (18/12/2024).
Dalam penjelasannya, Adnan Iskandar Ketua RT 010 yang baru mengatakan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk melanjutkan program RT dan mensuport serta mendukung program RW.
“Kami bentuk kepengurusan RT 010 terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, Kord. Keamanan, Kord Lingkungan, Kord Pemuda & Olah Raga serta Kord Peranan Wanita”, jelasnya
Selanjutnya, Ketua RW 012 Chandra Purnama (72 tahun) yang didampingi Kord Infrastruktur RW Wibowo menyampaikan motivasi dan semangat menjadi Ketua RW yakni :
– Ingin menyelesaikan dan merapikan lingkungan dari masalah banjir yang belum teratasi, sekaligus meningkatkan nilai jual rumah di VBR
– Membangun rasa aman, nyaman, guyub rukun damai bagi warga VBR
Chandra meminta izin untuk menjelaskan latar belakang bahwa VBR pada saat itu semakin lama semakin memprihatinkan, berkali-kali diterjang banjir, pernah juga dibentuk TPB (Tim Penanggulangan Banjir) untuk perbaikan turap yang jebol di Blok A dengan iuran Rp. 2 JT/ warga, namun turap di sepanjang bantaran kali dari blok A-J juga rawan jebol dan butuh perbaikan.
Pengurus RW berkali kali mengundang mengajak berkoordinasi meyakinkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Dewan dari Partai Golkar, Camat dan Lurah untuk membantu perbaikan turap sepanjang bantaran kali dari blok A-J.
“Alhamdulillah bantuan disetujui tahap pertama 5 milyard, tahap kedua 5 milyar dan perbaikan jalan Boulevard sebesar 2 milyard, total 12 milyard bantuan Pemda tanpa membebani warga VBR dan kami bersyukur saat ini VBR sudah terbebas dari banjir”, ungkapnya.
Chandra menambahkan bahwa dalam pelaksanaan banyak hambatan dan tantangan diantaranya penggunaan fasum bantaran kali oleh warga, berkat kebersamaan kekompakan pengurus RW RT dan warga hal tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
“Program lain yang juga penuh tantangan dan protes dari berbagai pihak adalah penertiban pedagang sayur, pedagang kuliner, parkir mobil di bahu jalan, pemasangan Automatic Barrier Gate (ABG), penertiban bangunan liar di taman dan kotoran anjing di jalan”, jelasnya dengan penuh semangat.
“Alhamdulilah saat ini semua sudah berjalan lancar, pedagang sayuran sudah terlokalisasi, pedagang kuliner sudah tertib, parkir mobil sudah diatur, pemilik anjing juga sudah sadar kebersihan”, pungkasnya.
Lanjutnya lagi, untuk VBR Desaign akrilik di pintu masuk sudah diganti dengan model yang artistik , ABG juga sudah terimplementasi berkat kolaborasi dengan pihak eksternal tanpa membebani warga.
“Khusus taman saat ini sudah tertata rapi indah dan apik serta dilengkapi pagar keliling berkat bantuan Pemda, penebangan pohon pohon, perbaikan lampu jalan saat ini sudah diserahkan dan menjadi tanggung jawab Pemda”, tandasnya.
Chandra mengingatkan bahwa fasilitas kolam renang sudah diambil alih Pemda, namun pengelolaannya tidak maksimal, semoga setelah pelantikan Wali Kota kita dapat menyampaikan kembali ke Pemda.
“Rencana program yang paling dekat adalah perapian kabel udara internet yang berseliweran dan sangat mengganggu dari segi estetika, nantinya kita coba dan upayakan mengunakan kabel dibawah tanah dan tidak ada lagi tiang baru pemasangan internet baru dengan kabel udara”, tutupnya.