Penilaian Resiko dalam Setiap Tindakan Penegakan Hukum

oleh -1250 Dilihat
oleh
img 20230708 wa0040

DEPOK, Revolusinews.com – Setiap hari manusia selalu dihadapkan pada pilihan untuk mengambil suatu keputusan, dimana masing-masing pilihan tentu memiliki resikonya. Apalagi bagi aparat yang bekerja di institusi penegak hukum, resiko merupakan sebuah fakta yang akan dihadapi setiap harinya. Selalu ada yang puas dan selalu ada yang tidak puas dengan upaya penegakan hukum yang sejatinya berkeadilan dengan penuh kejujuran.

Oleh karena itu, Pusdiklat Prawita Genppari menyelenggarakan pelatihan selama 2 hari dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap manajemen resiko dalam melaksanakan penegakan hukum, sehingga bisa meminimalisir segala kemungkinan resiko yang bisa terjadi. Terlatih berfikir dan bertindak dengan cepat dan tepat secara kognitif dan intuitif.

Pimpinan Pusdiklat Prawita Genppari, Dede Farhan Aulawi mengatakan, pada umumnya semua ada resikonya. Bagi aparat kepolisian resiko tersebut akan semakin besar jika gagal dalam melakukan kalkulasi resiko saat mengambil keputusan spontan. Apalagi jika protokol manajemen risiko belum dijalankan sepenuhnya.

“Semua ada resiko yang diambil dan pada akhirnya harus berani mengambil keputusan dengan segera pada saat itu juga,” ujar Dede kepada Revolusinews.com pada Sabtu (8/7/2023).

Menurut Dede, bekerja ada resikonya, tidur ada resikonya, olah raga ada resikonya, bahkan sekedar jalan-jalanpun pasti ada resikonya. Kemudian, resiko keselamatan diri dan keluarga, ada resiko reputasi, ada resiko cacian dan hinaan, dan ada resiko dari setiap pilihan tindakan atas situasi di lapangan yang menuntut keputusan cepat bahkan spontan.

Lanjut Dede menjelaskan, hal ini senada dengan ucapan Pakar Manajemen Resiko Kepolisian Gordon Graham saat berpidato di International Association of Chiefs of Police yang mengatakan bahwa semua yang dilakukan baik dalam kehidupan sehari – hari maupun penegakan hukum pasti ada resikonya, saat mempekerjakan orang ada resikonya, memecat orang, ada risikonya, mengedaraikendaraan ada resikonya, dan saat merawat kendaraan pun ada resikonya. Semua beresiko.

*Dengan demikian maka pemahaman anggota terhadap manajemen resiko dalam penegakan hukum  sangatlah penting. Baik untuk keselamatan petugas itu sendiri, maupun keselamatan publik. Baik saat di kantor ataupun saat melaksanakan tugas operasional di lapangan,” tutupnya.

Dalam pelatihan tersebut subjek pembahasannya antara lain :
– Risk Management Fundamentals
– Type of Risk
– Life and Safety Risk
– Risk of Litigation
– Technology Risks
– Social Media Risks
– External Risks
– Internal / Organizational Risks
– Risks ‘Lying in Wait’
– Recruiting and Hiring the Right People
– Developing Appropriate Systems
– Police-Community Relations
– Use of force
– Officer Safety and Wellness
– Education Relates to Risk Management
– Recommendation on Risk Management

Informasi lebih lanjut terkait pelatihan ini dapat menghubungi :
– Bu Ria : 0813-9555-2289
– Bu Ines : 0813-2498-5928

No More Posts Available.

No more pages to load.