INDRAMAYU, Revolusinews.com – Warga Desa Sudimampir Kidul, Tarno mengucapkan terima kasih kepada Plt Ketua DPRD Kabupaten Indramayu dari Partai PDI Perjuangan, H. Sirojudin, S.P., M.Si. yang telah memperjuangkan pembangunan jalan cor sepanjang 180 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 0,15 meter di Desa Sudimampir Kidul, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Jalan desa tersebut juga berfungsi untuk jalan usaha tani serta menuju ke permukiman warga. Selain itu, jalan tersebut dibangun bertujuan untuk masyarakat petani yang sehari-hari beraktivitas ke sawah. Dengan adanya akses jalan cor masyarakat nantinya bisa dengan mudah mengangkut hasil panen menuju ke permukiman dari area lokasi tanah sawah jalan desa tersebut.
”Kami sangat berterimakasih atas dibangunnya jalan cor desa ini. Selain untuk akses transportasi, jalan ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam mengangkut hasil taninya,” ungkap Tarno dengan nada syukur.
”Sebelum dibangun, jalan desa itu susah untuk dilalui. Apalagi jika masuk di musim penghujan, kami masyarakat kewalahan dalam mengangkut hasil tani,” imbuhnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Sudimampir Kidul, H. Wukir kepada Revolusinews.com mengungkapkan bahwa, jalan tersebut masuk skala prioritas dan dibangun berdasarkan hasil musyawarah desa yang telah sama-sama disepakati.
”Alhamdulillah akhirnya jalan Desa Sudimampir Kidul blok serja yang merupakan akses jalan usaha tani itu telah dibangun. Kita juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Indramayu, DPUPR Kabupaten Indramayu dan khususnya H. Sirojodin,S.P., M.Si. Plt Ketua DPRD Indramayu atas aspirasinya memperjuangkan dan mengusulkan pembangunan jalan desa ini juga menjadi skala prioritas dimasyarakat,” ungkapnya
Sementara Plt ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, SP.,M.Si, mengatakan, sebagai wakil rakyat dirinya semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi masyarakat di parlemen.
Salah satunya jalan cor tersebut. Menurut Judin, dirinya sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa jalan di lokasi tersebut kondisinya masih tanah. Dan warga kesulitan beraktivitas saat melintas.
“Dari informasi tersebut, kita usulkan, dan Alhamdulillah bisa dibangun tahun ini,” tutup politisi Partai PDI Perjuangan.






