SERANG,Revolusinews.com– Polsek Cikeusal Polres Serang memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai bahaya bullying (perundungan) dan kekerasan seksual melalui seminar yang digelar di Aula Ponpes Modern SMA Plus Assa’adah, Kampung Pasir Manggu, Desa Dahu, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut diikuti kurang lebih 170 peserta yang terdiri dari pelajar, tenaga pendidik, serta pengasuh Ponpes Modern Assa’adah.
Kapolsek Cikeusal IPTU Hairus Saleh, S.H. hadir sebagai salah satu pemateri bersama psikolog Rachmawati Nurfadillah, M.Psi. Turut hadir Kepala SMA Plus Assa’adah Ustad Marjuni serta para ustad dan ustadzah pengasuh.
Dalam materinya, IPTU Hairus Saleh mengajak para pelajar untuk membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman serta menjauhi segala bentuk perundungan, baik berupa ejekan, penghinaan, pengucilan maupun kekerasan fisik.
“Jangan sampai ada bullying di lingkungan sekolah. Saling mengejek, menghina, mengucilkan ataupun melakukan kekerasan harus kita hindari. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa,” ujar Iptu Hairus.
Kapolsek Cikeusal juga mengingatkan para pelajar agar belajar dengan sungguh-sungguh, menaati aturan sekolah, menghormati orang tua dan guru serta membangun karakter yang baik sejak dini.

Menurutnya, pencegahan bullying dan kekerasan seksual tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Orang tua juga memiliki peranan penting dalam mengawasi pergaulan dan aktivitas anak serta membangun komunikasi yang terbuka ketika berada di rumah.
“Peran orang tua dan guru sangat penting. Jangan pernah bosan memberikan edukasi dan mengingatkan anak-anak tentang bahaya bullying dan kekerasan seksual, termasuk konsekuensi hukum dari perbuatan tersebut,” tegasnya.
Kapolsek Cikeusal berharap edukasi yang dilakukan sejak dini dapat meningkatkan pemahaman para pelajar sehingga mereka mampu mengenali, menghindari serta berani melaporkan apabila mengetahui adanya tindakan perundungan maupun kekerasan seksual di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kepala SMA Plus Assa’adah Ustad Marjuni menyampaikan bahwa seminar tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai tindakan yang termasuk dalam kategori bullying serta dampak yang dapat ditimbulkannya.
Reporter: Wahyu Ceko












