TANGERANG, Revolusinews.com – UMKM Pondok Aren Produktif, Kreatif & Inovatif (Porentif) menggandeng Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT) membuka pelatihan dan pembekalan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) bagi pelaku usaha UMKM yang diselenggarakan di Khadijah Learning Center (KLC), Umar Usman Business School, Jalan Balai Desa No 44 Mekar Jaya Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat (23/05/2025).
Acara ini merupakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarat (PKM) dari program study Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT), diikuti sekitar 42 pelaku usaha UMKM dari berbagai sektor, dihadiri oleh Lily Zulaeha, S.P., M.P, Direktur Umar Usman Business School sekaligus sebagai Dewan, Pembina CLN Banten.
Pemaparan SIAPIK disampaikan oleh FEB UT, Rini Subekti SE., MSc., didampingi Eka Wirajuang Daurohmah SE.I., M.Ak dan Elisabeth Ria Praningtyas, SAk., MSc.
Dalam sambutannya, Lily Zulaeha mengatakan, bahwa KLC Kampus Umar Usman Business School sebelumnya berlokasi di Jakarta Selatan dan pada tahun 2021 hijrah ke Mekar Jaya Serpong Tangsel.
“Kampus Umar Usman merupakan lembaga pendidik bagi para pemuda, mahasiswa maupun pelaku usaha untuk dididik sebagai pengusaha atau enterpreneur, baik berbayar maupun bea siswa, masa pendidikan 4 bulan dan 12 bulan,” jelasnya.
“Diharapkan dengan pelatihan SIAPIK pengelolaan keuangan pelaku usaha lebih baik lagi dan berkualitas, sehingga usahanya dapat lebih maju di tahun tahun selanjutnya,” harap Lily.
Sementara itu, Elisabet Ria menyampaikan bahwa SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) adalah aplikasi pencatatan keuangan digital yang dikembangkan oleh Bank Indonesia (BI) untuk membantu UMKM dalam mengelola keuangan secara lebih sistematis.
“SIAPIK memudahkan pencatatan transaksi keuangan dan secara otomatis menghasilkan laporan keuangan digital,” ucapnya.
“Laporan keuangan tersebut selain dapat digunakan sebagai alalisa kemajuan usaha dapat juga digunakan untuk akses keuangan mempermudah pengajuan pinjaman ke Bank,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Rini Subekti dalam paparannya mengungkapkan bahwa SIAPIK dapat di download secara gratis. Pelatihan dan pendampingan ini akan dilakukan dalam 3 kali pertemuan.
“Materi hari ini mencakup pemahaman tentang akun akun yang ada di laporan keuangan, case tentang transaksi, beban dan pembiayaan, interaktif tanya jawab serta cara mendaftarkan usaha kita di sistem APIK,” jelasnya.
Dalam penutupannya Djaini menyampaikan apresiasi kepada pelaku usaha yang secara antusias mengikuti acara ini. Alhamdulillah penerima manfaat meluas menjadi tingkat Provinsi Banten.
“Terima kasih kepada KLC Umar Usman Business School, Cahaya Ladara Nusantara (CLN) Banten, Beras Orisa dan FEB UT sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya.












