SUKABUMI, Revolusinews.com – Satu keluarga yang tinggal di sebuah rumah di huni pasangan suami-istri di Kp. Cijambe Wetan RT 17, RW 08, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi butuh bantuan Pemerintah.
Pantauan awak media dilapangan, rumah ukuran tidak begitu luas yang beratapkan genting sudah mengalami kesusahan parah baik dinding maupun atap yang sebagian besar telah ambruk, kondisi itu semakin di perparah ketika musim penghujan membuat pemilik rumah harus tetap bertahan.
Kondisi rumah ambruk ini sudah lama, namun sebelum ambruk telah pernah mengajukan untuk perbaikan lewat Pemerintah Desa, namun sampai ambruknya saat itu belum ada kejelasan,” ungkap Rina Kader Desa Sukaresmi dengan rasa kesal.
Ia menambahkan pasangan pasutri yang menghuni rumah tersebut kesehariannya bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan pas-pasan, namun apa daya, penghasilan sebagai buruh hanya cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari dengan dua anak yang masih sekolah,” katanya kepada awak media. Jumat, (19/12/2025). lalu
”Keluarga inipun tidak mendapatkan bantuan apapun baik dari Pemerintah Desa, Pemda Sukabumi maupun Pemerintah Pusat.
Segala upaya telah dilakukan seperti pengajuan Rutilahu dari Desa mau pun dari BAZNAS Kabupaten Sukabumi. Tetapi belum membuahkan hasil, ini dilakukan atas dasar kemanusiaan,” beber Rina
Sebelum nya, atap rumah yang dihuni keluarga ini sudah tidak ada lagi penghalang sehingga terik panas matahari dan air hujan kerap mengganggu pemilik rumah saat hendak istirahat.
Berbekal dengan sisa puing bangunan yang runtuh pasangan pasutri tersebut hanya bertahan di satu ruangan sekitar 2×3 meter yang menyatu dengan dapur,” imbuhnya
Melihat kondisi rumah yang mengkhawatirkan, dirinya bersama-sama dengan warga lainnya setempat ingin membantu dengan cara rereongan (patungan) dengan warga lain nya. untuk membangun, Namun hal tersebut belum terlaksana,” imbuhnya
Rina juga meminta kepada pihak pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk bisa membantu membangun kembali rumah pasutri tersebut agar bisa mendapatkan tempat hunian yang layak,” harapnya.











