PT IPB Bergerak Dibidang Workshop Alat Berat Diduga Belum Kantongi Izin

oleh -1940 Dilihat
20230602 192639

SERANG, Revolusinews.com – PT Indo Pusat Bumi (IPB), berlokasi di Jalan Raya CIkande Kopo, Nyompok, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, beredar kabar bahwa perusahan yang bergerak dibidang Workshop alat berat diduga tidak mempunyai izin operasi, dan izin PBG.

Guna mendapatkan kejelasan terkait hal itu, maka media menelusuri dengan mendatangi lokasi perusahaan tersebut, namun saat di lokasi tidak ada yang dapat dikonfirmasi, selain penjaga bernama Arby dan Banjir. Jum’at (2/6/2023).

“Mohon maaf, mengenai tentang perusahaan, biasanya ke penterjemahnya Mister Pak, namanya pak Sony, namun beliau sedang keluar, ” ujar Arby.

Hal senada juga dikatakan Banjir, “jika berhubungan dengan IPB ada yang lebih berkompeten untuk dikonfirmasi, namun saat ini beliau sedang tidak ada, ” kalau yang di tanyakan soal sudah ada izin atau belum, saya tidak tahu, ke Pak Sony saja ya Pak, ” sambung Arby

Dikatakan Arby, IPB tersebut bergerak di bidang workshop, ” Ini workshop, jadi tidak ada produksi-produksian disini, Ini dulunya pindahan dari Cikarang pak,” tukasnya.

Di tempat terpisah, Sopian Kepala Desa Nyompok saat diminta tanggapannya, mengungkapkan bahwa, “Pihaknya sebagai pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan Kopo sudah ada tembusan, namun soal perizinan belum diketahui sudah atau belum.

“Kalau ke kantor Desa sama Kecamatan kemungkinan sudah ada, tapi selanjutnya Saya kurang tahu, Saya juga pernah mempertanyakan terkait perizinannya sudah sampai sejauh mana dari pihak perusahaan, tapi pihak perusahaan beralasan katanya masih dalam proses pengurusan, hanya itu saja ” ujar Kades.

Selanjutnya, Perusahaan tidak ada informasi lagi kepada kami, malah pihak perusahaan mengatakan harus bicara pada yang disebut pak (P),” sambungnya.

Dari pantauan media di lokasi, perusahaan tersebut diduga tidak memiliki tempat penampungan air (limbah) yang terindikasi mengandung limbah B3, sehingga disinyalir pembuangan air limbah dari IPB tersebut diduga mengaliri sawah yang berada disekitar perusahaan, sementara terlihat adanya aktivitas seperti rekondisi alat alat berat dan lainya.

No More Posts Available.

No more pages to load.