PT Sungai Duri Bertahun-tahun Beroprasi Perda Kabupaten Serang Ibarat Macan Ompong

oleh -263 Dilihat
img 20260125 wa0116

SERANG, Revolusinews.com – Di kampung pinggiran yang dulunya sunyi, kini berdiri kokoh sebuah benteng beton setinggi empat meter. Warnanya abu-abu kusam dingin dan angkuh. Tembok itu membelah Desa Cimaung menjadi dua, sisi yang ramai dengan rumah-rumah warga, dan sisi lain milik PT. Al Jedah Indonesia Raya berselimut di dalam PT Sungai Duri Putra yang berlokasi di Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Namun, dibalik keindahan, perusahaan itu tercium rahasia kotor, Minggu (25/01/2026).

Diduga, aktivitas perusahaan ini kangkangi aturan, tidak peduli dengan lingkungan, pekerja dan masyarakat sekitar. Terkesan hanya menghasilkan pundi-pundi uang tanpa taat aturan.

Pertanyaan besar para penggiat lingkungan dan kebijakan pemerintahan santer terdengar.

“Kemanakah pejabat-pejabat setempat, apakah semuanya mengetahui tentang hal ini, akan tetapi mereka diam, atau mungkin sudah menerima aliran uang yang membuat menutup mata terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan,” ujar pegiat sosial Repiana dengan nada kesal.

Bungkam dan seolah lepas dari dosa, para pemangku kebijakan, menjadi cermin betapa lemahnya cengkraman untuk menggaruk para pengusaha pembangkang, yang jelas-jelas merugikan masyarakat.

Tindakan tegas dan langkah preventif dituntut para pemerhati lingkungan, sebagai bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mengubah adat tradisi demi kemajuan daerah yang semakin terpuruk.

“Kami menunggu langkah tegas dari pemerintah daerah, untuk menjunjung setinggi-tingginya peraturan daerah sebagai kiblat landasan untuk menjadikan daerah lebih maju, karena dengan banyaknya perusahaan di Kabupaten Serang, tapi seakan daerah tertinggal karena ulah oknum pejabat korup yang hanya mementingkan kantong pribadi,” tambah Repiana.

Sementara hingga pemberitaan ini wartawan Rnews masih terus berusaha untuk mendapat keterangan dari pihak-pihak terkait.

Reprter: Wahyu Ceko

No More Posts Available.

No more pages to load.