Pusaka Al-Qur’an Kuno, Saksi Syiar Islam di Cilacap

oleh -115 Dilihat
img 20260301 wa0042 11zon

CILACAP, Revolusinews.com – Di sebuah rumah sederhana di Desa Pesahangan, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, tersimpan sebuah pusaka yang melintasi lorong waktu satu setengah abad. Sebuah Al-Quran tulis tangan kuno, yang diyakini ditulis tak lama setelah berkecamuknya Perang Jawa (1825-1830), menjadi saksi bisu keteguhan syiar Islam di wilayah tersebut.

Berbeda dengan Al-Quran modern yang dicetak massal oleh mesin, naskah ini menyimpan jejak personal sang penulis dalam setiap goresan tintanya.

Warisan Turun-Temurun Sang Ulama AlimNaskah suci ini merupakan peninggalan KH Nur Jalin, seorang ulama yang dikenal sangat alim pada masanya. KH Nur Jalin adalah putra dari KH Muhammad Nur Zein dan cucu dari KH Muhammad Nur Saleh. Karena KH Nur Jalin tidak memiliki keturunan, kitab suci ini diwariskan kepada keturunan saudaranya secara turun-temurun, mulai dari kakek canggah hingga kini berada di tangan keluarga KH DR Fathul Amin Aziz.

“Ini diwariskan secara turun-temurun oleh bapak, kakek, kakek buyut, kakek canggah hingga leluhur kami,” ujar Fathul Amin Aziz, salah satu anggota keluarga penyimpan naskah tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.