Ratusan Santri di Cilacap Diduga Keracunan Makanan, Sampel Makanan Diuji

oleh -256 Dilihat
img 20260502 wa0059 11zon

CILACAP, Revolusinews.Com – Ratusan santri dan santriwati di sebuah pondok pesantren di wilayah Gumilir, Cilacap, mengalami gejala mual, muntah, dan sakit perut yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budhi Adhy Buono, membenarkan adanya kejadian tersebut.Ia menyebut jumlah santri yang terindikasi mengalami gejala mencapai sekitar seratus orang.

“Kejadian pada hari Selasa (28/4/2026), kemudian dampaknya dirasakan pada hari Rabu (29/4/2026). Mereka mulai mengalami mual, muntah, dan sakit perut,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Menindaklanjuti kejadian itu, pihak kepolisian bersama Dinas Kesehatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Sampel makanan dan minuman yang diduga menjadi penyebab telah diambil dan dikirim ke laboratorium.

“Kami bersama Dinkes sudah ke lapangan dan sampel makanan sudah kami kirim ke laboratorium, saat ini masih menunggu hasil dan alhamdulillah hingga sekarang tinggal 1 anak yang dirawat,” jelasnya.

Terkait sumber makanan yang diduga menjadi penyebab, pihak kepolisian belum dapat memastikan.

Pasalnya, para santri tidak hanya mengonsumsi makanan dari satu sumber, tetapi juga dari lingkungan pondok pesantren.

Sementara itu Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya mengatakan, pihaknya mengambil langkah antisipatif dengan mengusulkan penghentian sementara operasional dapur penyedia makanan yang terkait, hingga hasil pemeriksaan keluar.

“Untuk sementara diusulkan disuspend sampai hasil pemeriksaan keluar. Karena dari lokasi lain yang dilayani dapur tersebut tidak ada laporan, jadi belum bisa disimpulkan sumbernya,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila nantinya terbukti sumber berasal dari dapur tersebut, maka pihak penyedia harus bertanggung jawab, termasuk menanggung biaya pengobatan para santri.

No More Posts Available.

No more pages to load.