CILACAP, Revolusinews.com – Melalui Panitia Penjaringan dan Penyaringan Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten menggelar seleksi pengisian kekosongan formasi jabatan Kepala Dusun (Kadus).
Kegiatan dihadiri Forkopimcam Kawunganten yang terdiri, Camat Kecamatan Kawunganten, Plt Kapolsek Kawunganten, Danramil 09/Kawunganten. Turut hadir Sekcam Kecamatan Kawunganten, Kasi Tapem, Babinsa Koramil 09/Kawunganten, Pol PP, Bhabinkamtibmas Polsek Kawunganten, Kanit Intelkam Polsek Kawunganten, Kepala Desa Ujungmanik, BPD, Perangkat Desa, Linmas, Segenap Panitia, Peserta seleksi, Kamis (09/4/2026).
Sesuai tahapan mulai dari Pembentukan panitia, Menyusun tata cara/RAB, Sosialisasi, Pendaftaran, Penelitian berkas, hingga penetapan calon, bahwa dari 14 peserta, 2 dinyatakan gagal lantaran tak bisa melengkapi berkas, sehingga panitia menetapkan 12 orang sebagai calon untuk selanjutnya mengikuti proses penyaringan. Sedianya 12 peserta, dan siap untuk bertanding meraih tampuk kepemimpinan guna mengisi kekosongan di dua wilayah Dusun. 8 calon Sidamulya, dan 4 diantaranya sebagai calon, Kadus Dusun Kaliyasa.
Ujian penyaringan Perangkat Desa di awali praktek tes komputer, di ruang LAB MP (Manajemen Perkantoran) SMK Islam Ar Royyana, mulai pukul 10.10 WIB, dengan durasi waktu 90 menit. Sementara tes tertulis dilaksanakan pukul 14.55 WIB di Pendopo Desa Ujungmanik.
Untuk tes tertulis, para peserta diberi waktu selama 120 menit. Dengan teliti, konsentrasi naskah soal dikerjakan dengan baik serta penuh hati-hati, hingga pukul 16.55 WIB, tes tertulis selesai, hingga dilanjut koreksi soal.
Dari hasil koreksi soal masing-masing mendapat nilai, dan hasil rekapitulasi, nilai ujian penyaringan calon Perangkat Desa Ujungmanik formasi jabatan Kepala Dusun Sidamulya, Roni Mardianto unggul dengan perolehan nilai prestasi: 1, tertulis: 91, praktek: 27,5, jumlah total: 119,5.

Sementara Iin Faoziah hanya puas menduduki peringkat 2, nilai prestasi: 1, tertulis: 55, praktek: 19,5, jumlah: 75,5.
Sementara untuk Kaliyasa Aan Husain Al Munawar menyaingi peserta lawan dengan mendapat nilai tertinggi yakni prestasi: 1, tertulis 65, praktek, 14,5 jumlah: 84,5, disusul Muhammad Sofyan kandidat asal Bulaksari, dengan prestasi: 5, tertulis: 47, praktek: 13, nilai jumlah: 65.

Atas keunggulan, dari nilai masing-masing Roni Mardianto berhak, menyandang calon Kadus terpilih Sidamulya, sedangkan Aan Husain Al Munawar sebagai calon Kadus terpilih wilayah Dusun Kaliyasa.
Usai acara Budy Setyawan, S.Si., M.M, Camat Kecamatan Kawunganten mengucap syukur atas kegiatan yang berlangsung lancar, aman dan kondusif.
“Dari pagi sampai sore, Alhamdulilah ujian pengisian kekosongan Kadus Sidamulya, dan Kadus Kaliyasa berjalan lancar, dan pelaksanaan ujian praktek dan tertulis dari 12 peserta telah ditentukan. Hasil nilai terbaik dua peserta akan kita usulkan ke Bupati untuk rekomendasi pengangkatan,” ucapnya.
“Bagi peserta yang mendapat nilai tertinggi selamat, tentunya ini awal untuk melangkah ke depan demi pengabdian yang lebih baik, dan semoga benar-benar menjadi abdi negara, abdi masyarakat yang mumpuni,” pesan Budy Setyawan, S.Si., M.M, Camat Kecamatan Kawunganten.
Di tempat sama Roni Mardianto, peserta peraih nilai tertinggi puas atas pencapaian yang di peroleh.
“Puas dengan pencapaian saya pada hari ini. Mungkin persiapan saya lebih matang,” katanya.
Lebih lanjut disampaikan, bahwa pencapaian hasil yang di dapat merupakan anugrah, amanat yang harus dijalankan.
“Tentu saya akan bekerjasama dengan perangkat lain, dengan Kepala Desa untuk kemajuan Ujungmanik, khususnya Dusun Sidamulya, wilayah Dusun saya sendiri” ujarnya.
“Saat ini belum ada program. Harapannya di tangan saya, Sidamulya menjadi lebih baik, dan Ujungmanik lebih maju, dan tentunya akan lebih baik lagi,” tegas Roni Mardianto.
Hal senada disampaikan Aan Husain Al Munawar calon Kadus terpilih wilayah Dusun Kaliyasa, pihaknya senang atas hasil yang dicapai.
“Perjuangan saya berbuah hasil, siang malam belajar, Alhamdulilah tercapai. Persiapan saya nanti akan menyambangi orang-orang sepuh dulu, karena masih muda saya berkeinginan untuk merangkul kesepuhan, dan semuanya. Dusun akan maju kalau kita sama-sama bersatu. Kebetulan saya seorang seniman, saya akan mengembangkan seni di Ujungmanik,” tutur Aan Husein Al Munawar.
Amri Asmawi Ketua Panitia seleksi Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa menyampaikan beberapa hal persiapan jelang pelaksanaan.
“Dalam rangka kegiatan sudah dipersiapkan jauh -jauh 2 bulan sebelum lebaran, mulai pembentukan panitia, pendaftaran sampai pelaksanaan, dan Alhamdulilah acara penyaringan Perangkat Desa dari 12 peserta formasi jabatan Kadus Sidamulya dan Kaliyasa hari ini berjalan baik, dan lancar,” tuturnya.
Menyikapi hal terburuk terjadinya dugaan tidak transparan pada pelaksanaan kegiatan, termasuk bocornya soal ujian, Amri menegaskan, bahwa semua dilakukan secara jujur, fear dan transparan.
“Kami pastikan bocornya soal kepada peserta tidak ada. Bahwasannya semua peserta, panwas, bahkan masyarakat umum menyaksikan penyusunan naskah soal, baik praktek dan tertulis 100 persen real seteril, sehingga kami jamin satu pun soal tak ada yang bocor kepada peserta,” ujar Amri Asmawi.
“Semua peserta sudah menandatangani legalitas secara hukum setuju, mengakui peserta yang memperoleh nilai tertinggi. Ucapkan kami tentu selamat, bagi peserta yang mendapat nilai tertinggi semoga bisa mengemban amanah dengan baik, pengayom warga di Dusun masing-masing,” tutupnya.












