INDRAMAYU, Revolusinews.com – Warga Desa Tinumpuk, Kusnadi lebe mengucapkan terima kasih kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaifuddin melalui Dinas PUPR Kabupaten Indramayu yang telah merealisasikan pembangunan rekontruksi jalan cor tepatnya di jalan Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Jalan Kabupaten Pondoh-Juntinyuat tersebut juga berfungsi untuk jalan menghubungkan dua desa yaitu desa pondoh dan desa Tinumpuk. Selain itu, jalan tersebut dibangun bertujuan untuk masyarakat petani yang sehari-hari beraktivitas ke sawah. Dengan adanya akses jalan cor masyarakat nantinya bisa dengan mudah mengangkut hasil panen menuju ke permukiman dari area lokasi tanah sawah jalan kabupaten tersebut.
Kuwu Desa Pondoh, H. Kasiman mengapresiasi langkah cepat Pemkab Indramayu. “Terima kasih kepada Pak Bupati Lucky Hakim dan Pak Wakil Bupati Syaefudin yang telah merealisasikan perbaikan jalan ini. Masyarakat sangat senang dan menyambutnya dengan gembira,” ujarnya,Bagi warga, jalan mulus bukan sekadar infrastruktur, tetapi urat nadi yang menghubungkan aktivitas dan kehidupan sehari-hari. Dan hari itu, di jalan desa pondoh -Juntinyuat, warga merasakan janji pemerintah yang terwujud di depan mata.
Sementara itu, Nas selaku penyedia jasa pelaksana kegiatan rekontruksi jalan pondoh-juntinyuat lanjutan dari DPUPR Kabupaten Indramayu tahun 2025 ini mengaku bahwa dalam pelaksanaan proyek rekontruksi jalan ini pihaknya selalu menyesuaikan dengan mekanisme dan juga RAB yang ada sehingga bisa menghasilkan hasil yang maksimal, karena kedepan jalan desa ini merupakan fasilitas ekonomi bagi masyarakat sepanjang jalan ini.
“Rekontruksi jalan dengan Volume panjang 165 meter dengan lebar 4.5 meter,0.20 penyedia CV INTI dan waktu pelaksanaan dimulai 12 November 2025 sampai 16 Desember 2025 (35 hari kalender ) sumber dana dari APBD Kabupaten tahun 2025 dengan nilai 398 juta dipastikan akan selesai tepat waktu,” Selain itu juga melibatkan masyarakat sekitar proyek rekontruksi jalan, karena mereka para masyarakat yang wilayah desanya dibangun jalan dengan metode Rigid beton ini agar ikut memiliki dan juga melihat secara langsung proses pembangunan jalan ini,” kata Nas.
Masih dikatakan Nas sengaja terlibat dan juga melibatkan masyarakat sekitar dengan harapan ikut membangun jalan serta mempunyai jiwa memiliki atas apa yang dikerjakan sehingga bisa menghasilkan proses yang baik, dan berkualitas sesuai dengan harapan masyarakat.












